Terkini Nasional
Silaturahmi ke Muhammadiyah, Pimpinan MPR Diberikan Tiga Buku
Laporan wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan
TRIBU-VIDEO.COM JAKARTA - Empat pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) melakukan kunjungan ke gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).
Kunjungan tersebut dalam rangka silaturahmi kebangsaan menjaring masukan dari masyarakat untuk perumusan amandemen terbatas UUD 1945.
Keempat pimpinan MPR itu di antaranya: Bambang Soesatyo (ketua), Arsul Sani (wakil ketua), Zulkifli Hasan (wakil ketua), dan Hidayat Nur (wakil ketua).
"Kami sudah menerima pemikiran-pemikiran dari tokoh-tokoh Muhammadiyah. Kami juga diberikan tiga buku tentang Indonesia berkemajuan. Isi buku-buku itu sebagai masukan yang patut kita sandingkan ke dalam kajian-kajian kita," kata Bambang Soesatyo.
Sebagaimana diketahui, dalam pertemuan tersebut Muhammadiyah memberikan beberapa saran untuk dijadikan bahan perumusan amandemen terbatas UUD 1945.
Beberapa saran tersebut satu di antaranya, mendukung diberlakukannya kembali Garis Besar Haluan Negara (GBHN).
Sebelumnya, para pimpinan MPR juga melakukan silaturahmi kebangsaan ke beberapa partai politik dan ormas lainnya dalam keperluan yang sama.
Rencanannya perumusan GBHN akan dimulai paling lambat 15 Januari 2020.(*)
Reporter: Lendy Ramadhan
Video Production: Bayu Romadi
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Zulkifli Hasan di Istana, Tegaskan Siap Jalankan Perintah Presiden Apapun Keputusannya
Senin, 27 April 2026
Terkini Nasional
Tak Punya IPAL dan SLHS, Badan Gizi Nasional Setop Sementara 1.780 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Kamis, 23 April 2026
LIVE UPDATE
Menko Zukifli Hasan Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Rice Milling Modern Siap Dibangun di Banyumas
Senin, 20 April 2026
Nasional
Diintimidasi & Diancam! Salat Id Sukoharjo Dibatalkan Mendadak, Panitia Klaim Ditekan Oknum Keamanan
Sabtu, 21 Maret 2026
Terkini Regional
Terkuak Penyebab Wali Kota Sukabumi Disoraki 'Huu' & Diteriaki Pembohong Jemaah Salat Ied
Jumat, 20 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.