Sabtu, 18 April 2026

Terkini Daerah

Video Asusila Camat Karangtengah Tersebar, Bupati Wonogiri Minta Maaf

Jumat, 29 November 2019 13:26 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUN-VIDEO.COM - Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat, terkait kasus mantan Camat Karangtengah, Wonogiri, berinisial S (50).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Karangtengah pada khususnya, dan masyarakat Wonogiri pada umumnya," kata Joko saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (29/11/2019).

Permohonan maaf ini disampaikan Bupati Wonogiri seusai seorang oknum ASN di Wonogiri melakukan tindakan yang mencederai kode etik.

"Satu ASN kami, Pak Camat melakukan suatu tindakan yang mencederai nilai-nilai profesionalitas, nilai etik, dan moralitas."

Video skandal Camat Karangtengah tersebar melalui status WhatsApp miliki camat sendiri, yang membuat warga Karangtengah gempar.

Ironisnya, di dalam video tersebut, perempuan yang menjadi lawan main camat bukan istrinya.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, wanita tersebut berinisial S (35) pemilik sebuah salon di Karangtengah.

Mendapati kasus itu, pria yang akrab dipanggil Jekek mengaku prihatin atas kasus yang terjadi pada salah satu ASN di Wonogiri.

"Keprihatinan saya sampaikan terhadap kondisi yang terjadi, yang menjadikan ini suatu koreksi bagi kami," imbuhnya.

Dia menuturkan, hal ini menjadi suatu evaluasi bagi Pemkab Wonogiri, untuk membenahi integritas ASN-nya.

"Untuk ke depannya, kami akan lebih menekankan terhadap penekanan untuk menjaga integritas," tutupnya.

Tanggapan Pemkab Wonogiri

Pemkab Wonogiri menyesalkan kasus beredarnya video syur atau mesum antara camat bersama seorang perempuan yang bukan istrinya alias selingkuhannya.

Sekertaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Suharno mengaku tidak menyangka dan menyesalkan perbuatan Camat Karangtengah, berinisial S.

S diduga memosting video asusilanya dengan seorang perempuan yang diketahui bukan istrinya.

Video tersebut sempat dilihat warga di recent update WA mereka.

Hal itu membuat warga Karangtengah geram, dan sempat ingin melakukan aksi demo di kantor Kecamatan Karangtengah.

Namun hal itu diurungkan, dan perwakilan warga melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Menanggapi hal itu, Suharno menuturkan jika S telah diberikan sanksi awal.

"Dari kepegawaian, dia sudah dapat sanksi berupa turun jabatan," kata dia dihubungi TribunSolo.com, Kamis (28/11/2019).

"Sekarang sudah bukan camat lagi, tapi sudah jadi staf," katanya.

Saat ini pihaknya masih menunggu proses hukum yang sedang dijalani S di Mapolda Jateng.

"Untuk sanki ASN atau lainnya, kita menunggu keputusan ingkrahnya," aku dia.

"Karena kita juga harus melihat dari sisi hukumnya juga," tutupnya.

Berurusan dengan Polisi

Seorang oknum camat di Kabupaten Wonogiri terpaksa harus berurusan dengan hukum lantaran dugaan skandal bersama seorang perempuan yang bukan istrinya.

Hal itu lantaran dia secara tidak sengaja mengunggah video skandalnya di status WhatsApp miliknya.

Saat dikonfirmasi, Wakapolres Wonogiri, Kompol Adi Nugroho, yang mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti membenarkan pelaporan tersebut.

"Laporannya pada Rabu (27/11) kemarin."

Kamis (28/11/2019).

Untuk detail kasus tersebut, dia belum mengetahuinya, karena pemeriksaan dilakukan oleh Polda Jateng.

"Saat ini ditangani oleh Polda, sampai sekarang masih pemeriksaan di Polda," imbuhnya.

Dia menuturkan, selain oknum camat, lawan mainnya dalam video tersebut juga diperiksa di Polda.

"Keduanya sudah diperiksa di Polda."

"Kemarin terlapor langsung dibawa ke Polda, tidak ke sini (Mapolres Wonogiri) dulu," terangnya.

Menurutnya, kedua pelaku tersebut masih dilakukan pemeriksaan awal dengan dimintai klarifiikasi.

"Saya kira masih pemeriksaan awal, keduanya statusnya masih terlapor," ucapnya.

Dalam video tersebut, diduga oknum camat itu melakukan hubungan intim dengan wanita yang bukan istrinya.

Dia mengimbau agar masyarakat yang memiliki video tersebut untuk segera dihapus.

"Jika memiliki, segera dihapus, jangan di sebarkan, karena itu akan melanggar Undang-undang," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Video Panas Camat Karangtengah dengan Selingkuhannya Tersebar, Bupati Wonogiri Minta Maaf

 
Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved