Terkini Nasional
Daftar Hewan Endemik Indonesia yang Terancam Punah, dari Harimau Sumatera hingga Pesut Mahakam
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terkaya di dunia. Namun di balik kekayaan tersebut, banyak hewan endemik kini berada di ambang kepunahan.
Dari hutan Sumatera hingga perairan Kalimantan, satwa-satwa langka ini menghadapi ancaman serius akibat perburuan, perdagangan ilegal, serta rusaknya habitat alami.
Harimau Sumatera yang gagah, Badak Jawa yang legendaris, hingga Jalak Bali yang elok, semuanya menghadapi nasib serupa: populasi yang terus menurun.
Tak hanya satwa darat, ancaman juga menghantui hewan air. Pesut Mahakam, lumba-lumba air tawar endemik Sungai Mahakam, kini diperkirakan tersisa kurang dari 80 individu.
Sementara itu, Komodo—reptil purba yang menjadi ikon dunia—juga tertekan oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia.
Para ahli mengingatkan, hilangnya satu spesies bukan sekadar berkurangnya keanekaragaman hayati, melainkan juga hilangnya bagian penting dari keseimbangan ekosistem.
Upaya konservasi, penegakan hukum terhadap perburuan liar, serta pelestarian hutan dan laut menjadi kunci agar satwa-satwa kebanggaan Nusantara tidak hanya tinggal cerita.
Daftar Hewan Endemik Indonesia yang Terancam Punah;
Harimau Sumatera:
Satu-satunya subspesies harimau di Indonesia yang masih bertahan. Populasinya diperkirakan hanya 400–500 ekor di alam liar dan berstatus critically endangered menurut IUCN, terutama akibat perburuan dan hilangnya habitat.
Badak Jawa:
Salah satu mamalia paling langka di dunia. Populasinya hanya ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon. Spesies bercula satu ini berstatus terancam kritis.
Orangutan Sumatera:
Spesies orangutan paling langka di Indonesia. Kehilangan hutan tropis menjadi ancaman utama kelangsungan hidupnya.
Elang Jawa:
Burung pemangsa endemik Pulau Jawa yang terancam akibat perusakan habitat dan perburuan. Sejak 1992 ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia.
Jalak Bali:
Burung endemik Bali yang terancam punah akibat perburuan dan perdagangan ilegal. Menjadi lambang fauna Provinsi Bali.
Komodo:
Reptil terbesar di dunia yang hanya hidup di Nusa Tenggara Timur. Perubahan iklim dan tekanan manusia menjadi ancaman utama spesies ini.
Bekantan:
Primata endemik Kalimantan dengan ciri khas hidung panjang pada jantan. Terancam punah akibat perusakan habitat hutan rawa dan mangrove.
Anoa Pegunungan:
Mamalia endemik Sulawesi yang populasinya terus menurun akibat perburuan dan degradasi habitat.
Gajah Sumatera:
Subspesies gajah Asia yang hanya hidup di Pulau Sumatera. Sekitar 65 persen populasinya lenyap akibat konflik dengan manusia dan perambahan hutan.
Pesut Mahakam:
Mamalia air tawar endemik Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Populasinya diperkirakan kurang dari 80 individu dan menjadi salah satu satwa paling terancam di Indonesia.
Penyebab Utama Ancaman Kepunahan:
- Kehilangan habitat akibat deforestasi dan alih fungsi lahan.
- Perburuan dan perdagangan ilegal.
- Polusi dan degradasi lingkungan.
- Perubahan iklim yang mengubah ekosistem alami.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Daftar Hewan Endemik Indonesia yang Terancam Punah, Dari Harimau Sumatera hingga Pesut Mahakam.
Program: Local Experience
Editor: Faiz Fadhilah
#localexperience #hewanlangka #hewandilindungi #hewan #hewanindonesia #endemikindonesia #shortvideo
Video Production: Faiz Fadhilah
Sumber: Tribun Manado
Local Experience
Keanekaragaman Spesies Langka di Taman Nasional Wakatobi Mulai dari Penyu hingga Cetaceans Langka
7 hari lalu
Local Experience
Taman Nasional Komodo Dihuni Mamalia Darat, 72 Jenis Burung, Paus Biru, Lumba lumba, hingga Dugong
Selasa, 31 Maret 2026
Local Experience
Taman Nasional Komodo, Habitat Terakhir Komodo Purba dengan Populasi 5 700 Ekor di Pulau pulau NTT
Jumat, 27 Maret 2026
Live Update
Dikira Serigala, Satwa Langka Binturong Mati seusai Dijerat Warga, Ada Luka Tembak di Leher
Senin, 19 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.