Serangan diluncurkan sebanyak tiga kali berturut-turut dalam satu malam, menyusul ledakan yang terdengar di ibu kota.

Ketika ditanya soal laporan serangan di Suriah, militer Israel mengatakan pihaknya tidak mengomentari laporan media asing.

Israel disebut telah mengubah cara mereka mengumpulkan informasi terkait Hizbullah selama bertahun-tahun.

Sementara itu, Benjamin Netanyahu beri kode Iran secara langsung, di mana pihaknya mendukung rakyat Iran.

Muncul pertanyaan, apakah pasukan Israel akan menjadikan wilayah Iran target invasi selanjutnya?

Mengutip The Times of Israel pada (1/10), hal itu diutarakan Netanyahu dalam pernyataan video berbahasa Inggris dengan tajuk "Rakyat Iran harus tahu, Israel mendukung Anda" pada Senin (30/9/2024).

Perlu diketahui, pertanyaan itu muncul karena Netanyahu bersumpah, Iran akan segera "bebas" dari kepemimpinan mereka saat ini.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan bahwa Iran merupakan rezim yang menjerumuskan rakyatnya sendiri ke dalam kegelapan.

Iran disebut Netanyahu justru menjerumuskan rakyat Iran ke dalam perang langsung dalam konflik Timur Tengah.

“Setiap hari, Anda melihat rezim yang menindas Anda, menyampaikan pidato berapi-api tentang membela Lebanon, membela Gaza. Namun setiap hari, rezim itu menjerumuskan wilayah kita lebih dalam ke dalam kegelapan dan lebih dalam ke dalam perang,” kata perdana menteri dalam pernyataan video berbahasa Inggris, dilansir The Times of Israel, Senin (30/9/2024).

Netanyahu lalu berujar bahwa waktu atau masa di mana Iran akhirnya bebas, akan datang lebih cepat daripada yang dipikirkan.

"Ketika Iran akhirnya bebas, dan momen itu akan datang jauh lebih cepat daripada yang dipikirkan orang, semuanya akan berbeda," katanya.

Ditekankan oleh Netanyahu bahwa jika hari itu tiba, maka jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan.

"Ketika hari itu tiba, jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan," klaim Netanyahu.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Program: Hot Topic

Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat" />

Serangan diluncurkan sebanyak tiga kali berturut-turut dalam satu malam, menyusul ledakan yang terdengar di ibu kota.

Ketika ditanya soal laporan serangan di Suriah, militer Israel mengatakan pihaknya tidak mengomentari laporan media asing.

Israel disebut telah mengubah cara mereka mengumpulkan informasi terkait Hizbullah selama bertahun-tahun.

Sementara itu, Benjamin Netanyahu beri kode Iran secara langsung, di mana pihaknya mendukung rakyat Iran.

Muncul pertanyaan, apakah pasukan Israel akan menjadikan wilayah Iran target invasi selanjutnya?

Mengutip The Times of Israel pada (1/10), hal itu diutarakan Netanyahu dalam pernyataan video berbahasa Inggris dengan tajuk "Rakyat Iran harus tahu, Israel mendukung Anda" pada Senin (30/9/2024).

Perlu diketahui, pertanyaan itu muncul karena Netanyahu bersumpah, Iran akan segera "bebas" dari kepemimpinan mereka saat ini.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan bahwa Iran merupakan rezim yang menjerumuskan rakyatnya sendiri ke dalam kegelapan.

Iran disebut Netanyahu justru menjerumuskan rakyat Iran ke dalam perang langsung dalam konflik Timur Tengah.

“Setiap hari, Anda melihat rezim yang menindas Anda, menyampaikan pidato berapi-api tentang membela Lebanon, membela Gaza. Namun setiap hari, rezim itu menjerumuskan wilayah kita lebih dalam ke dalam kegelapan dan lebih dalam ke dalam perang,” kata perdana menteri dalam pernyataan video berbahasa Inggris, dilansir The Times of Israel, Senin (30/9/2024).

Netanyahu lalu berujar bahwa waktu atau masa di mana Iran akhirnya bebas, akan datang lebih cepat daripada yang dipikirkan.

"Ketika Iran akhirnya bebas, dan momen itu akan datang jauh lebih cepat daripada yang dipikirkan orang, semuanya akan berbeda," katanya.

Ditekankan oleh Netanyahu bahwa jika hari itu tiba, maka jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan.

"Ketika hari itu tiba, jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan," klaim Netanyahu.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Program: Hot Topic

Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat' />

Serangan diluncurkan sebanyak tiga kali berturut-turut dalam satu malam, menyusul ledakan yang terdengar di ibu kota.

Ketika ditanya soal laporan serangan di Suriah, militer Israel mengatakan pihaknya tidak mengomentari laporan media asing.

Israel disebut telah mengubah cara mereka mengumpulkan informasi terkait Hizbullah selama bertahun-tahun.

Sementara itu, Benjamin Netanyahu beri kode Iran secara langsung, di mana pihaknya mendukung rakyat Iran.

Muncul pertanyaan, apakah pasukan Israel akan menjadikan wilayah Iran target invasi selanjutnya?

Mengutip The Times of Israel pada (1/10), hal itu diutarakan Netanyahu dalam pernyataan video berbahasa Inggris dengan tajuk "Rakyat Iran harus tahu, Israel mendukung Anda" pada Senin (30/9/2024).

Perlu diketahui, pertanyaan itu muncul karena Netanyahu bersumpah, Iran akan segera "bebas" dari kepemimpinan mereka saat ini.

Dalam pernyataannya, Netanyahu mengatakan bahwa Iran merupakan rezim yang menjerumuskan rakyatnya sendiri ke dalam kegelapan.

Iran disebut Netanyahu justru menjerumuskan rakyat Iran ke dalam perang langsung dalam konflik Timur Tengah.

“Setiap hari, Anda melihat rezim yang menindas Anda, menyampaikan pidato berapi-api tentang membela Lebanon, membela Gaza. Namun setiap hari, rezim itu menjerumuskan wilayah kita lebih dalam ke dalam kegelapan dan lebih dalam ke dalam perang,” kata perdana menteri dalam pernyataan video berbahasa Inggris, dilansir The Times of Israel, Senin (30/9/2024).

Netanyahu lalu berujar bahwa waktu atau masa di mana Iran akhirnya bebas, akan datang lebih cepat daripada yang dipikirkan.

"Ketika Iran akhirnya bebas, dan momen itu akan datang jauh lebih cepat daripada yang dipikirkan orang, semuanya akan berbeda," katanya.

Ditekankan oleh Netanyahu bahwa jika hari itu tiba, maka jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan.

"Ketika hari itu tiba, jaringan yang dibangun rezim di lima benua akan bangkrut dan dibubarkan," klaim Netanyahu.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Program: Hot Topic

Editor Video: Muhammad Adnan Hidayat' />

Selasa, 7 April 2026

Live Streaming

Damaskus Mencekam! Suriah Tercekik Pasukan IDF hingga Iran Jadi Target Invasi Israel Selanjutnya?

Selasa, 1 Oktober 2024 19:57 WIB
Tribunnews
KOMENTAR
© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved