Rabu, 22 April 2026

Lifestyle

Setting yang Wajib Diaktifkan pada HP Android Baru, Salah Satunya Mampu Jaga Daya Tahan Baterai

Minggu, 28 Mei 2023 17:12 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Saat membeli smartphone Android baru, pengguna biasanya tidak sabar ingin langsung menggunakan ponsel tersebut.

Namun, ada baiknya pengguna melakukan beberapa hal penting saat baru membeli smartphone Android termasuk mengganti sejumlah pengaturan dalam ponsel.

Salah satunya adalah setting atau pengaturan keamanan seperti password, PIN, atau sidik jari. Pengaturan ini berfungsi untuk melindungi ponsel dari tangan tidak bertanggung jawab.

Ada juga setting lainnya yang bermanfaat tetapi jarang diaktifkan. Padahal, pengaturan tersebut menawarkan beragam keuntungan seperti peningkatan daya tahan baterai ponsel.

Ada juga setting lainnya yang bermanfaat tetapi jarang diaktifkan. Padahal, pengaturan tersebut menawarkan beragam keuntungan seperti peningkatan daya tahan baterai ponsel.

Baca: Tidak Harus Selalu Mahal, Ini 3 HP Android Edisi Terbaru 2023, Dibanderol Mulai Rp 1 Jutaan

Setidaknya ada empat pengaturan yang harus segera diubah setelah membeli ponsel Android baru, berikut pengaturan yang dimaksud.

1. Nyalakan fitur "Find My Device"

Apabila ponsel pengguna hilang atau dicuri, salah satu cara untuk menemukannya adalah dengan memanfaatkan fitur "Find My Device".
Find My Device merupakan fitur pelacakan ponsel yang bergantung pada akun Google, perizinan akses lokasi, dan internet (WiFi/mobile data).

Sebab, Google menggunakan data lokasi, informasi perangkat, dan riwayat koneksi untuk menemukan perangkat pengguna.

Dengan kombinasi ketiganya, pengguna bisa menghubungi ponsel Android via internet.

Jika berhasil, pengguna bakal mendapatkan lokasi "ping" terakhir ponsel di Google Maps. Lokasi tersebut merupakan perkiraan tempat ponsel berada.

Untuk mengaktifkannya, pengguna mesti menuju aplikasi "Settings" kemudian menu "Security and privacy" dan "Find My Device".

Perlu dicatat, fitur ini hanya berfungsi jika ponsel dalam keadaan hidup dan terkoneksi internet.

2. Nyalakan fitur "Find My Device"

Apabila ponsel pengguna hilang atau dicuri, salah satu cara untuk menemukannya adalah dengan memanfaatkan fitur "Find My Device".
Find My Device merupakan fitur pelacakan ponsel yang bergantung pada akun Google, perizinan akses lokasi, dan internet (WiFi/mobile data).

Sebab, Google menggunakan data lokasi, informasi perangkat, dan riwayat koneksi untuk menemukan perangkat pengguna.

Dengan kombinasi ketiganya, pengguna bisa menghubungi ponsel Android via internet.

Jika berhasil, pengguna bakal mendapatkan lokasi "ping" terakhir ponsel di Google Maps. Lokasi tersebut merupakan perkiraan tempat ponsel berada.

Untuk mengaktifkannya, pengguna mesti menuju aplikasi "Settings" kemudian menu "Security and privacy" dan "Find My Device".

Perlu dicatat, fitur ini hanya berfungsi jika ponsel dalam keadaan hidup dan terkoneksi internet.

Baca: Google Diprediksi akan Rilis Sistem Operasi Android 14, Ini Daftar HP yang Kebagian Pertama Kali

2. Aktifkan "Backup"

Masih soal keamanan, pengguna perlu mengaktifkan menu "Backup" agar data yang dimiliki tetap aman.
Untuk mengaktifkannya, pengguna membuka aplikasi "Settings" kemudian mengetuk opsi "Google" dan "Backup". Pastikan menu "Backup by Google One" sudah aktif.

Seperti namanya, pengguna akan mengandalkan layanan penyimpanan data berbasis cloud Google One untuk melakukan backup.

Setiap akun Google mendapatkan media penyimpanan (storage) seluas 15 GB secara gratis.

Media penyimpanan ini memuat file dari Google Drive, Gmail, Google Photos, dan hasil backup ponsel yang dilakukan pengguna.

Bila ingin mendapatkan kapasitas storage yang lebih luas, pengguna mesti merogoh kocek seharga Rp 26.900 per bulan dengan storage 100 GB, Rp 43.000 dengan storage 200 GB, dan Rp 135.000 dengan storage 2 TB.

Baca: Nokia Diam diam Rilis Ponsel Terbaru, Dibekali Spesifikasi Sederhana dengan Android 12 Go Edition

3. Penggunaan "Dark Mode"

Jika membeli ponsel Android dengan layar OLED, pengguna sebaiknya menggunakan "Dark Mode" alias mode gelap.
Mode ini mengatur tampilan agar didominasi background gelap sehingga nyaman dipandang mata, khususnya ketika perangkat dioperasikan pada malam hari.

Selain meningkatkan kenyamanan pengguna, mode gelap juga bisa menghemat baterai ponsel karena konsumsi dayanya lebih sedikit.

Dark Mode bisa diaktifkan dengan membuka aplikasi "Settings" dan menuju "Display". Pastikan opsi "Dark" yang terpilih dan bukan "Light". Pengguna juga dapat menentukan kapan mode gelap tersebut diaktifkan.

Caranya, pilih "Dark mode settings", "Turn on as scheduled", dan tentukan kapan mode tersebut ingin diaktifkan.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Setting yang Wajib Diaktifkan saat Punya HP Android Baru"

# ponsel # smartphone # Android

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Android   #smartphone   #ponsel

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved