Gak Ruwet Gak Ribet
Apa Itu Sindrom Brugada yang Menyerang Jantung Manusia? Simak Penjelasan Berikut Ini!
TRIBUN -VIDEO.COM - Sindrom Brugada merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan gangguan aliran listrik pada jantung.
Penyakit ini jarang terjadi.
Namun bila terjadi, kondisinya sangat serius dan dapat menyebabkan kematian mendadak.
Seperti disebutkan sebelumnya, kemunculan Sindrom Brugada seringkali tidak menunjukkan gejala.
Baca: Kronologi Markis Kido Meninggal Dunia karena Serangan Jantung saat Main Bulu Tangkis, Sempat Jatuh
Penyakit ini umumnya baru terdeteksi saat seseorang melakukan tes elektrokardiogram (EKG).
Namun pada beberapa orang, Sindrom Brugada dapat menunjukkan gejala yang tidak jauh berbeda dengan pengidap penyakit jantung lainnya, meliputi:
1. Sesak napas
2. Detak jantung tidak beraturan (palpitasi)
3. Demam tinggi
4. Kejang
5. Pingsan
Sindrom Brugada merupakan gangguan pada jantung yang terkait dengan kelainan genetik.
Dalam keadaan normal, agar jantung dapat berdenyut, aliran listrik yang dicetuskan oleh atrium kanan jantung akan dialirkan ke dalam suatu kanal, hingga menggerakkan otot jantung untuk berdenyut.
Baca: Apa Itu Gagal Jantung?
Pada Sindrom Brugada, terjadi kelainan genetik yang menyebabkan kanal tersebut mengalami kelainan, sehingga aliran listrik jantung dapat mengalir terlalu cepat secara tidak terkontrol.
Seseorang yang memiliki orang tua mengidap Sindrom Brugada memiliki risiko tinggi mengalaminya juga.
Hingga kini tak ada tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya Sindrom Brugada.
Namun, karena orang yang mengalami sindrom ini dapat menurunkan penyakit tersebut pada anaknya, maka istri/suami yang mengalami Sindrom Brugada, sebaiknya melakukan diskusi genetik dahulu dengan dokter sebelum merencanakan keturunan.
Tujuan pengobatan Sindrom Brugada bukanlah untuk menghilangkan penyakitnya, melainkan untuk mencegah komplikasi berbahayanya. Pengobatan diberikan oleh dokter spesialis jantung.
Jika dokter menilai bahwa pengidap Sindrom Brugada memiliki risiko tinggi untuk mengalami kelainan aliran listrik jantung yang mengancam nyawa, maka dokter akan menyarankan pemasangan implantable cardiac defibrillator (ICD).
Baca: Bahaya Makan Mi Instan Dicampur Nasi, Penyakit Jantung dan Diabetes Mengintai
ICD merupakan sebuah alat yang diletakkan di bawah kulit di dada. Bila ada irama jantung abnormal yang mengancam nyawa, ICD akan mendeteksinya dan memberikan terapi kejut jantung agar kondisi jantung kembali normal.
Selain itu, pengidap Sindrom Brugada juga perlu menghindari pencetus aliran listrik abnormal yang dialami.
Secara umum, pengidap Sindrom Brugada sebaiknya menghindari kondisi dehidrasi, demam tinggi, dan mengonsumsi terlalu banyak alkohol. (*)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki.com dengan judul Sindrom Brugada
# Gak Ruwet Gak Ribet # Sindrom Brugada # penyakit # jantung # Kelainan genetika
Reporter: Ika Wahyuningsih
Sumber: TribunnewsWiki
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Wajib Diwaspadai! Dokter Sebut Virus Hanta Bisa Lebih Berbahaya bagi Pengidap Jantung dan Komorbid
Kamis, 14 Mei 2026
Berita Terkini
Bukan Penyakit Kiriman, Kamaruddin Simanjuntak Jatuh Sakit hingga Harus Pakai Selang Oksigen
Rabu, 13 Mei 2026
Nasional
Berjuang Lawan Penyakit! Sosok Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dulu Garang Hadapi Kasus Sambo
Selasa, 12 Mei 2026
LIVE UPDATE
Waspada! Rabies di Camba Maros Masuk KLB, 1.000 Ekor Anjing Akan Divaksin di Tiga Wilayah
Senin, 11 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.