TribunnewsWiki
Gastroenteritis, Peradangan pada Dinding Saluran Pencernaan yang Sering Dikenal sebagai Muntaber
TRIBUN-VIDEO.COM - Gastroenteritis atau yang lebih dikenal dengan muntaber merupakan kondisi ketika dinding saluran pencernaan mengalami peradangan.
Penyakit ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di dalam saluran pencernaan.
Namun, beberapa kasus muntaber juga dapat disebabkan oleh keracunan zat kimia maupun reaksi terhadap obat-obatan.
Baca: Diare, Penyakit yang Buat Penderita Jadi Sering Buang Air Besar dengan Kondisi Tinja yang Encer
Perbedaan Gastroenteritis & Diare
Gastroenteritis atau muntaber merupakan infeksi usus.
Pengidap muntaber dapat mengalami diare, kram perut, mual, dan muntah.
Sementara itu, diare ialah kondisi ketika pengidapnya sering melakukan buang air besar (BAB).
Selain itu, diare ditandai dengan kondisi feses yang lebih encer daripada biasanya.
Gejala
Pada umumnya gastroenteritis ditandai dengan diare, mual, serta muntah.
Gejala tersebut dapat berlangsung selama 1 hingga 3 hari setelah terinfeksi.
Namun, pada beberapa kasus, gejala-gejala muntaber itu juga dapat berlangsung sekitar 10 hari.
Selain diare, mual, dan muntah terdapat gejala muntaber yang lain seperti"
- kram perut
- hilangnya nafsu makan
- penurunan berat badan
- demam
- dakit kepala
- pegal linu.
Baca: Devinisi Penyakit Stroke Menurut dr Tan Shot Yen
Penyebab
Gastroenteritis dapat disebabkan oleh virus jenis Rotavirus dan Norovirus.
Namun, ada virus lain seperti Astrovirus, Adenovirus, dan Sapovirus yang dapat menyebabkan seseorang terkena muntaber.
Virus-virus tersebut dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi.
Penyakit ini dapat menular melalui kontak langsung dengan penderitanya, seperti saat berjabat tangan.
Muntaber juga dapat disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran pencernaan, misalnya pada penyakit tipes dan infeksi Shigella.
Selain virus dan bakteri, infeksi parasit seperti amebiasis, zat kimia, racun, dan reaksi dari obat-obatan, misalnya antibiotik dapat mengakibatkan muntaber.
Pengobatan
Muntaber bukanlah penyakit yang berbahaya.
Penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari.
Namun, penderita muntaber disarankan untuk beristirahat serta mengonsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi.
Penderita muntaber juga dapat meminum oralit sebagai pengganti cairan tubuh dan elektrolit yang hilang. (TribunnewsWiki.com/Puan)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul Gastroenteritis
# gastroenteritis # muntaber # pencernaan # penyakit
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Kasus Guru Ponpes di Lombok Tengah Cabuli Santri, Pelaku Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan
Sabtu, 16 Mei 2026
Tribunnews Update
4 Santri Dicabuli Oknum Guru Ponpes di Lombok Tengah, Terungkap saat Korban Kena Penyakit Menular
Sabtu, 16 Mei 2026
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
Berita Terkini
Bukan Penyakit Kiriman, Kamaruddin Simanjuntak Jatuh Sakit hingga Harus Pakai Selang Oksigen
Rabu, 13 Mei 2026
Nasional
Berjuang Lawan Penyakit! Sosok Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dulu Garang Hadapi Kasus Sambo
Selasa, 12 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.