Selasa, 28 April 2026

Tribunnews WIKI

Profil Rako Prijanto - Sutradara dan Fotografer

Rabu, 4 September 2019 06:58 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Rako Prijanto merupakan seorang sutradara film Indonesia yang lahir di Magelang, Jawa Tengah, 4 Mei 1973.

Pada 2019 Rako Prijanto dipercaya untuk menggarap 'Warkop DKI Reborn Part 3' yang diperankan oleh Aliando Syarief sebagai Dono, Adipati Dolken sebagai Kasino, dan anggota grup band Nidji, Randy Danistha sebagai Indro.

Film 'Warkop DKI Reborn Part 3' tayang pada September 2019.

Kecintaan Rako Prijanto terhada dunia akting dan film dimulai ketika sang Ayah memberikan hadiah di ulang tahun ke-13 berupa kamera video atau handycam.

Meskipun telah menggarap beberapa judul film populer, awalnya Rako Prijanto tidak berniat menjadi sutradara.

Semua ketertarikan Rako Prijanto terhadap dunia akting dan film hanya ditekuni sebagai hobi.

Rako Prijanto lolos sebagai mahasiswa teknik industri Trisakti dan seni murni di ITB, namun sang Ayah menyarakankan agar memilih sekolah yang tidak menyita waktu.

Hal tersebut dikarenakan agar Rako Prijanto dapat menyalurkan bakatnya di dunia seni dan tidak hanya terfokus di dunia akademik.

Rako Prijanto akhirnya memutuskan untuk menjadi mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Keuangan dan Perbankan Indonesia (STEKPI) dan lulus pada 1995.

Arahan sang Ayah tersebut membuat Rako Prijanto dapat mengembangkan banyak bakat di dunia seni seperti musik, fotografi, menulis, film, dan lain sebagainya.

Setelah lulus Rako Prijanto sempat bekerja di sebuah bank selama beberapa bulan.

Namun karena merasa tidak cocok dengan bidang tersebut, Rako Prijanto membuka usaha fotografi kecil bersama beberapa kawan.

Melalui usahanya tersebut Rako Prijanto menjadi fotografer acara pernikahan dan pemotretan produk fashion selama dua tahun.

Puisi untuk Rangga

Setelah dua tahun menjadi fotografer, Rako Prijanto bertemu dengan satu dari sutradara kenamaan Indonesia yang menggarap film populer 'Ada Apa Dengan Cinta?', Rudy Soedjarwo.

Rako Prijanto menjadi asisten Rudy Soedjarwo dan dipercaya oleh produser 'Ada Apa Dengan Cinta?', Mira Lesmana untuk membuat puisi untuk karakter Rangga.

Puisi tersebut kemudian menjadi dikenal luas dan populer sebagai trademark film 'Ada Apa Dengan Cinta?'.

Berikut puisi yang dibuat oleh Rako Prijanto dalam film 'Ada Apa Dengan Cinta?' :

Puisi Cinta yang dibacakan untuk geng Rangga

Ketika tunas ini tumbuh

Serupa tubuh yang mengakar

Setiap nafas yang terhembus adalah kata

Angan, debur, dan emosi

Bersatu dalam jubah terpautan

Tangan kita terikat

Lidah kita menyatu

Maka apa terucap adalah sabda pandita ratu

Ah.. Di luar itu pasir di luar itu debu

Hanya angin meniup saja

Lalu terbang hilang tak ada

Tapi kita tetap menari

Menari cuma kita yang tau

Jiwa ini tandu maka duduk saja

Maka akan kita bawa

Semua karena..

Kita.. adalah.. SATU..

Puisi Rangga yang menang lomba

Ku lari ke hutan kemudian menyanyiku

Ku lari ke pantai kemudian teriakku

Sepi.. sepi dan sendiri aku benci

Ingin bingar aku mau di pasar

Bosan aku dengan penat

Enyah saja engkau pekat

Seperti berjelaga jika ku sendiri

Pecahkan saja gelasnya biar ramai

Biar mengaduh sampai gaduh

Ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang

di tembok keraton putih

Kenapa tak goyangkan saja loncengnya biar terdera

Atau ku harus lari ke hutan belok ke pantai

Puisi Rangga ketika berpisah sementara dengan Cinta

Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karena cinta

Digenangi air racun jingga adalah wajahmu

Seperti bulan lelap tidur di hatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan

Ada apa dengannya

Meninggalkan hati untuk dicaci

Baru sekali ini aku meihat karya surga dalam mata seorang hawa

Ada apa dengan cinta

Tapi aku pasti akan kembali

Dalam satu purnama

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya

Bukan untuk siapa

Tapi untukku

Karena aku ingin kamu

Itu saja

Karier Sutradara

Setelah beberapa tahun bekerja dan belajar mengenai dunia film dari Rudy Soedjarwo, Riri Riza, dan Mira Lesmana, Rako Prijanto menggarap film pertama yang berjudul 'Ungu Violet' pada 2005.

Hingga film 'Sang Kyai' yang digarap mendapatkan penghargaan dalam Fesitival Film Indonesia (FFI) sebagai film terbaik, namun Rako Prijanto masih belum merasa cukup.

Rako Prijanto berkeinginan untuk menggarap film tetralogi tentang Gayatri, putri dari raja Kerajaan Singosari, Kertanegara.

Hal tersebut dikarenakan menurut Rako Prijanto sosok Gayatri membawa nilai budaya Indonesia yang cukup kental dan dapat membangun kesadaran nasionalisme bagi generasi muda.

Berikut daftar film yang disutradarai oleh Rako Prijanto :

  1. Warkop DKI Reborn Part 3 - 2019
  2. Asal Kau Bahagia - 2018
  3. Teman Tapi Menikah - 2018
  4. Terjebak Nostalgia - 2016
  5. Bangkit! - 2016
  6. 3 Nafas Likas - 2014
  7. Sang Kyai - 2013
  8. Malaikat Tanpa Sayap - 2012
  9. Perempuan-Perempuan Liar - 2011
  10. Pengantin Sunat - 2010
  11. Roman Picisan - 2010
  12. Preman in Love - 2009
  13. Maling Kutang - 2009
  14. Benci Disko - 2009
  15. Tri Mas Getir - 2008
  16. Faces of Fear - 2008
  17. Merah Itu Cinta - 2007
  18. D'Bijis - 2007
  19. Ungu Violet - 2005

Berikut daftar film dimana Rako Prijanto sebagai penulis naskah

  1. Tri mas Getir - 2008
  2. Faces of Fear - 2008
  3. Merah Itu Cinta - 2007
  4. Bintang Jatuh - 2000 (Sutradara : Rudy Soedjarwo)

Selain itu Rako Prijanto juga pernah menjadi aktor dalam film 'The Stringless Violin' atau 'Biola Tanpa Dawai ' (2003), 'Arisan!' (2003), 'Eliana, Eliana' (2002), dan 'Tragedi' (2001).

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewswiki.com dengan judul: Rako Prijanto

ARTIKEL POPULER:

Baca: Profil Jared Leto - Aktor, Penyanyi, Penulis Lagu dan Sutradara

Baca: Profil Matt Damon - Aktor, Produser, dan Sutradara Hollywood

Baca: Profil Bront Palarae - Aktor, Penulis, Produser, Sutradara

TONTON JUGA:

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Panji Anggoro Putro
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved