Selebritis
Respons Santai Chef Arnold setelah Isu Bangkrut dan Utang Rp 5 Miliar Mencuat
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kondisi Arnold Purnomo atau Chef Arnold jadi sorotan. Ini imbas isu perusahaan juri MasterChef Indonesia itu bangkrut.
Bahkan, perusahaan Chef Arnold itu dikabarkan sampai punya utang Rp5 miliar.
Diketahui, perusahaannya yang berbasis di Australia, ArnoldPo Corporation Pty Ltd, dikabarkan mengalami kebangkrutan.
Baca: Eks Teller Bank BUMN Jadi Tersangka Korupsi Rp 568 Juta di Kaimana, demi Bayar Utang Pribadi
Kini, perusahaaan itu resmi memasuki tahap likuidasi sejak 27 Mei 2025.
Informasi ini mencuat ke publik usai dokumen dari Australian Securities and Investments Commission (ASIC) beredar luas, salah satunya dibagikan akun Thread X (sebelumnya Twitter) @ausind.id.
Dalam dokumen resmi tersebut, ArnoldPo Corporation dilaporkan memiliki utang yang mencapai lebih dari AUD 458.000 atau setara lebih dari Rp 5 miliar.
Baca: Utang Daerah Dipastikan Selesai Bertahap, Pemprov Maluku Utara Masih Koordinasi Tim Anggaran
Utang itu mencakup berbagai kewajiban finansial, mulai dari tunggakan pajak, tagihan operasional, hingga pembayaran dana pensiun karyawan.
Meski sorotan publik meningkat, Chef Arnold memilih menanggapi dengan tenang.
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Kondisi Chef Arnold Usai Isu Perusahaannya Bangkrut dan Utang Rp5 Miliar, Eks Juri MasterChef Diam
# bangkrut # Respons # Chef Arnold #
Video Production: Andini WahyuPratiwi
Sumber: Banjarmasin Post
TRIBUNNEWS UPDATE
Spanyol Respons Dampak Perang Israel-AS Lawan Iran Merugikan, Bangkit Manfaatkan Sumber Daya Alam
Sabtu, 21 Maret 2026
Mancanegara
Respons China seusai AS Minta Bantuan Buka Selat Hormuz, Trump Sempat Ancam Xi Jinping
Senin, 16 Maret 2026
Nasional
Drama Kasus Ijazah Berlanjut! Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Kuasa Hukum Beberkan Responsnya
Jumat, 13 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Respons Trump soal Rusia Diduga Bantu Iran Balaskan Dendam ke AS-Israel, Klaim Pengaruhnya Kecil
Minggu, 8 Maret 2026
Nasional
KSAD Jenderal Maruli Respons soal KKB Tembak Pesawat Smart Air: Tunggu Perintah Mabes TNI
Jumat, 13 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.