Sidang Nikita Mirzani Diwarnai Adu Mulut dan Tangisan
TRIBUN-VIDEO.COM - Sidang lanjutan kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025).
Jalannya sidang harus terhenti sementara akibat situasi ruang sidang yang tak kondusif.
Kericuhan bermula saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) memberikan pertanyaan kepada salah satu saksi.
Saat saksi tengah menjawab, jaksa tiba-tiba memotong pembicaraan, memicu reaksi keras dari terdakwa dan para pendukungnya yang memenuhi ruang sidang.
Suasana pun makin memanas.
Teriakan terdengar dari berbagai arah, hingga membuat jalannya sidang sulit dikendalikan.
Majelis hakim akhirnya memutuskan untuk menskors jalannya sidang dan menjadwalkan kembali pada siang hari pukul satu. Setelah sidang dilanjutkan dan berakhir, emosi Nikita Mirzani kembali memuncak.
Nikita Mirzani tampak tak kuasa menahan tangis. Ia mengaku masih ingin melanjutkan persidangan, meski sebelumnya mengajukan permohonan untuk pengobatan karena masalah saraf dan penyakit dalam.
Namun, majelis hakim menilai pentingnya penanganan medis bagi terdakwa dan akhirnya menunda persidangan ke pekan depan.
Nikita terlihat tak berdaya dan akhirnya dibantu oleh petugas kejaksaan sebelum kembali dibawa ke Rutan Pondok Bambu dengan tangan diborgol dan mengenakan rompi tahanan.(Tribunnews/Fauzi Nur Alamsyah)
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Isu Nikita Mirzani Bangkrut Tak Punya Uang Karena Dipenjara Dibantah Manajer: Hoax, Bisnis Lancar
4 hari lalu
Tribunnews Update
Dokter Oky Ungkap Kondisi Nikita Mirzani di Lapas, Aktif Kegiatan Positif dan Makin Peduli Anak
7 hari lalu
Seleb
Setahun Dipenjara, Kondisi Kesehatan Nikita Mirzani Disorot, Sering Keluhkan Sakit
Rabu, 8 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Nikita Mirzani Kecewa Kasasi Ditolak, Kini Sakit Gigi Lagi di Penjara, Pengacara Ajukan Izin Berobat
Selasa, 31 Maret 2026
Selebritis
Nikita Mirzani Sakit di Rutan Pondok Bambu, Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan Moril
Senin, 23 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.