Kabar Selebriti
Dara Arafah Bersyukur Mantan ART Pencuri Brankas Sudah Ditangkap, Tidak akan Terima Perdamaian
TRIBUN-VIDEO.COM - Selebgram Dara Arafah tak akan berdamai dengan pelaku pencuri uang ratusan juta dalam brankas miliknya.
Diketahui pelaku pencurian tersebut adalah Musrida dan Sarpun atau Anwar. Keduanya sudah ditangkap polisi.
Musrida sendiri adalah asisten rumah tangga yang bekerja pada Dara Arafah. Dialah yang membawa brankas keluar rumah.
Baca: Mantan ART Dara Arafah yang Curi Brankas Berhasil Diringkus, Ada Satu Orang Lain yang Ikut Ditangkap
Baca: Polisi Sebut Mantan ART Dara Arafah Ternyata Pernah Curi Barang Milik Publik Figur Lain
Dara Arafah bersyukur pelaku pencurian brankas berisi uang ratusan juta rupiah sudah ditangkap polisi.
Dara memastikan dirinya tidak akan menerima perdamaian dari kedua pelaku, yang sudah mencuri brankas berisi uang ratusan juta rupiah dari rumahnya.
Dara tak lupa berterima kasih kepada institusi kepolisian, diantaranya Polres Jakarta Utara, Polda Metro Jaya, Polres Cilacap serta LBH Yusuf yang sudah menangani kasus pencurian brankas berisi uang ratusan juta ruliahnya itu.
Dara Arafah pun menilai, kejadian pencurian brankas berisi uang ratusan juta rupiah di rumahnya jadi pelajaran berharga buat dirinya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pelaku Pencurian Brankas Ditangkap Polisi, Dara Arafah Tak Akan Berdamai, Ingin Beri Efek Jera
# mantan ART # ART # Dara Arafah
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
Fasilitas Minyak & Kapal UEA Hancur Diserang Drone, Iran Klaim Tak Berniat Serang Tetangga
4 hari lalu
Tribunnews Update
Polisi Tangkap Sejumlah Orang Berbaju Hitam saat Rusuh May Day di Bandung, Diduga Kelompok Anarko
7 hari lalu
Tribunnews Update
Terima Kunjungan Menlu Iran, Putin Janji Bantu Upaya Perdamaian hingga Doakan Mojtaba Khamenei Sehat
Senin, 27 April 2026
Konflik Timur Tengah
"Kami Pegang Semua Kartu!" Ancaman Iran pada Trump setelah Batalkan Perundingan Perdamaian
Minggu, 26 April 2026
Kumpulkan Tokoh Perdamaian Poso & Ambon, JK Bantah Lakukan Penistaan Agama
Selasa, 21 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.