Selebriti
Ini Tanggapan Dokter Tirta soal Mahasiswa Pendemo yang Dibanting oleh Oknum Polisi
TRIBUN-VIDEO.COM - Beberapa waktu lalu heboh terkait oknum polisi yang membanting mahasiswa pendemo.
Melihat hal itu, dr. Tirta mengungkapkan hal bahaya yang bisa terjadi pada mahasiswa tersebut.
Tak lupa ia mengingatkan kepada semua orang agar tidak melakukan hal serupa.
Belakangan ini viral sebuah video yang memperlihatkan seorang mahasiswa dibanting polisi dengan posisi kepala dan punggung terbentur ke lantai.
Melihat hal tersebut, dr. Tirta angkat bicara perihal bahaya yang bisa dialami mahasiswa pendemo itu.
Melalui unggahan Instagram pribadinya, @dr.tirta pada Jumat (15/10/2021), ia mengatakan jika kejadian tersebut sangatlah berbahaya bagi korban terlepas siapapun yang melakukan.
Hal itu dikarenakan tulang belakang merupakan pelindung untuk sistem saraf pusat.
"Jadi tulang belakang itu melindungi sistem saraf pusat yang banyak banget bosku, dari simpatis parasimpatis itu ada disini semua," ujar dr.Tirta sembari menunjuk tulang belakangnya.
Jika terjadi keretakan pada tulang belakang bisa menyebabkan nyeri hebat bahkan kelumpuhan.
"Kalau retak aja, itu sudah bisa menyebabkan nyeri yang sangat hebat, kelumpuhan ataupun gangguan-gangguan gerak lainnya," jelas dr.Tirta.
Hal yang paling fatal saat tulang punggung tersebut patah bisa menyebabkan kematian.
Selanjutnya dr. Tirta menjelaskan bagian kepala belakang terdapat pusat kesadaran ataupun pernafasan.
"Dan kalau patah bisa menyebabkan kematian apalagi dibagian leher dan tulang bagian kepala belakang ini ada pusat kesadaran, pusat pernafasan," ucap dr. Tirta.
Diketahui mahasiswa pendemo tersebut mengalami kejang-kejang setelah dibanting.
Dr. Tirta menjelaskan kejang tersebut merupakan suatu reaksi yang terjadi dan menandakan hal berbahaya.
Ia menegaskan jika sang korban harus dilakukan pemantauan selama 24 jam untuk mengetahui kondisinya.
"So, buat korbannya ini belum bisa langsung pulang, kejang itu reaksi berarti ada benturan, bahaya."
"Berarti buat korban ini harus di follow-up 24 jam, MRI, CT SCAN," jelas dr.Tirta.
Kini, mahasiswa tersebut masih di rumah sakit untuk menjalani perawatan.
Dr. Tirta tak lupa mengingatkan pada semua orang agar tidak melakukan tindakan serupa karena sangat berbahaya.
"Jangan melakukan kayak gini di dekat kalian karena sangat berbahaya," tutup dr. Tirta.
(Tribun-Video.com/Dhea A)
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Sumber: Tribun Video
Viral
Sempat Respek, Dokter Tirta Semprot Teman Mohan Hazian Bungkam soal Kasus Dugaan Pelecehan
Rabu, 11 Februari 2026
Shopping Live Update
Diduga Sengaja Tutupi Pelecehan, Dokter Tirta Semprot Circle Mohan Hazian, Seret Kasus Gofar Hilman
Rabu, 11 Februari 2026
Viral
Dr Tirta Ungkap Fakta Medis Kematian 2 Peserta Siksorogo Lawu Ultra 2025, Singgung Alarm dari Tubuh
Rabu, 10 Desember 2025
Terkini Nasional
Dokter Tirta Murka Soroti Kasus Dokter Residen Rudapaksa Anak Pasien: Memalukan, Hukum Berat
Kamis, 10 April 2025
TRIBUNNEWS UPDATE
Dokter Tirta Geram Soroti Kasus Dokter Residen Rudapaksa Anak Pasien: Memalukan, Hukum Berat
Kamis, 10 April 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.