Rabu, 8 April 2026

TribunnewsWiki

Tukak Lambung, Luka yang Muncul pada Dinding Lambung sebab Terkikisnya Lapisan Dinding Lambung

Senin, 8 Maret 2021 16:10 WIB
TribunnewsWiki

TRIBUN-VIDEO.COM - Tukak lambung adalah luka yang muncul pada dinding lambung akibat terkikisnya lapisan dinding lambung.

Luka ini juga berpotensi muncul pada dinding bagian pertama usus kecil (duodenum) serta kerongkongan (esofagus).

Tukak lambung adalah luka pada lambung yang menyebabkan keluhan sakit maag.

Selain di lambung, luka tersebut dapat terbentuk di usus 12 jari atau di bagian bawah kerongkongan.

Banyak orang menganggap bahwa luka di lambung disebabkan oleh konsumsi makanan asam atau pedas secara berlebihan, namun anggapan tersebut kurang tepat.

Makanan pedas memang bisa memperparah gejala sakit maag, tetapi tidak menyebabkan luka.

Sebagian besar kasus tukak lambung disebabkan oleh infeksi bakteri H. pylori atau karena konsumsi obat pereda nyeri yang berlebihan.

Pada kasus yang jarang terjadi, tukak lambung juga dapat disebabkan oleh tumor di lambung, atau komplikasi dari radioterapi.

Gejala

Gejala yang muncul adalah sakit maag atau nyeri ulu hati.

Nyeri tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut:

• Berlangsung dalam hitungan menit hingga jam.

• Hilang timbul selama beberapa hari, minggu, atau bulan.

• Memburuk di antara waktu makan, saat malam hari, atau pagi-pagi sekali.

• Makin parah ketika perut kosong atau tidak terisi makanan.

• Reda bila perut diisi makanan atau setelah minum obat sakit maag, tetapi kemudian akan muncul kembali.

Gejala lain yang bisa muncul pada tukak lambung adalah:

• Mual dan muntah

• Perut kembung

• Sering bersendawa

• Dada terasa seperti terbakar

• Hilang nafsu makan atau mudah kenyang.

• Berat badan turun

• Sulit menarik napas

• Lemas

Komplikasi

Komplikasi akibat tukak lambung jarang dialami pengidap, tapi tetap beresiko apabila tukak lambung tidak ditangani secara tepat, beberapa komplikasi yang dapat terjadi diantaranya:

• Pendarahan dalam perut baik ringan atau parah hingga membutuhkan transfusi darah.

• Peritonitis atau dinding lambung atau usus berlubang dan menyebabkan infeksi serius dalam rongga perut.

• Terhalangnya pergerakan makanan dalam sistem pencernaan.

Usia pengidap serta penggunaan obat antiinflamasi non-steroid akan memengaruhi risiko seseorang untuk mengalami komplikasi tukak lambung.

Lansia di atas 70 tahun merupakan pengidap tukak lambung yang memiliki risiko komplikasi tertinggi.

Penyebab

Luka di lambung terbentuk ketika selaput yang melapisi lambung terkikis.

Pengikisan selaput lambung umumnya disebabkan oleh:

Infeksi bakteri

Infeksi Helicobacter pylori merupakan penyebab utama timbulnya luka pada lapisan lambung.

Konsumsi obat antiiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Konsumsi ibuprofen, diclofenac, atau meloxicam secara berlebihan dapat menyebabkan iritasi atau peradangan pada jaringan lambung hingga menimbulkan luka.

Selain OAINS, obat lain yang bisa menyebabkan tukak lambung adalah aspirin, kortikosteroid, dan obat antidepresan golongan SSRI.

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya tukak lambung atau memperparah gejala tukak lambung, yaitu:

• Merokok, terutama pada seseorang yang terinfeksi bakteri pylori.

• Stres yang tidak terkelola dengan baik.

• Konsumsi makanan asam atau pedas.

• Konsumsi minuman beralkohol.

Diagnosis

Untuk menentukan tukak lambung, dokter akan terlebih dulu menanyakan gejala yang dialami.

Kemudian, dokter akan mendengarkan suara di dalam perut pasien menggunakan stetoskop, dan menekan perut pasien untuk memeriksa kemungkinan adanya nyeri serta lokasinya.

Jika pasien diduga menderita tukak lambung, dokter akan melakukan beberapa tes berikut:

Endoskopi

Pada endoskopi (gastroskopi), selang kecil berkamera akan dimasukkan melalui kerongkongan, untuk melihat kondisi di dalam lambung.

Jika diperlukan, dokter gastroenterologi akan mengambil sampel jaringan lambung untuk diperiksa di laboratorium.

Tes laboratorium

Setelah luka terlihat melalui endoskopi, dokter akan memeriksa keberadaan bakteri H. pylori melalui urea breath test dengan menganalisis hembusan udara pernapasan, atau dengan memeriksa sampel darah dan feses pasien.

Selain kedua pemeriksaan di atas, dokter juga dapat melakukan foto Rontgen.

Sebelum pemeriksaan ini, pasien akan diminta untuk meminum cairan barium terlebih dahulu.

Cairan tersebut akan menampilkan gambaran saluran pencernaan dengan lebih jelas.(Tribunnewswiki/Septiarani)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki dengan judul: Tukak Lambung

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved