Rabu, 20 Mei 2026

Musik

Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Kelangan - Wandra

Minggu, 19 Juli 2020 11:12 WIB
TribunSolo.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pihak Polres Jakarta Selatan mengaku bahwa polisi mengalami sejumlah kendala untuk mengungkap kasus kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo.

Kasat Reskrim Porles Jakarta Selatan, AKBP Mochammad Irwan Susanto mengatakan salah satu kendala adalah rendahnya kualitas video dan terhapusnya rekaman vido CCTV di sekitar tempat penemuan mayat Yodi.

Dikutip dari Kompas.com, Irwan mengatakan pihaknya juga meminta bantuan laboratorium dengan alat khusus untuk mempermudah penyelidikan.

Salah satu CCTV yang berada di sekitar lokasi penemuan mayat Yodi sudah terhapus karena tertimpa video lain.

Irwan mengakui bahwa pihaknya kesulitan melacah jejak terduga pelaku di TKP, meski sudah mengerahkan dua anjing K-9.

"Kesulitan kami, alat-alat bukti yang kiranya mendukung bahwa ada jejak pelaku di TKP itu belum selesai, masih diteliti secara forensik," ujar dia.

Diketahui sebelumnya, jenazah Yodi ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggrahan, Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta pada Jumat lalu pada pukul 11.30 WIB oleh tiga anak kecil yang bermain layangan.

Polisi menemukan dompet berisi KTP, NPWP, kartu ATM, motor Honda Beat warna putih bernomor B 6750 WHC, tiga STNK, uang sebesar Rp40.000, helm, jaket, dan tas milik korban.

(Tribun-Video.com / Ruth Aurora)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kendala Polisi Ungkap Kasus Kematian Editor Metro TV Yodi Prabowo: Rekaman CCTV Dekat TKP Terhapus

Editor: Sigit Ariyanto
Sumber: TribunSolo.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved