Sinopsis Film
Sinopsis Film "Maya, Raya, Daya" dan Makna Tersirat di Dalamnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah film pendek berdurasi kurang lebih 10 menit yang mengisahkan tiga orang perempuan dari tiga waktu yang berbeda.
Film ini disutradarai oleh Nan T Achnas dan produksi dari LUX (Unilever)/ Miles Films pada tahun 2006.
Dalam film ini tokoh utama dari ketiga perempuan itu adalah Luna Maya.
Luna maya memerankan tiga perempuan dari tiga zaman yang mengalami masalah dalam menjalani kehidupan di sebuah keluarga.
Pesan kuat dari keseluruhan bahwa perempuan itu memiliki hak untuk menentukan apa yang ia inginkan dalam hidupnya.
Di awal film mengisahkan sosok Maya. Maya adalah seorang perempuan jawa sekaligus anak dari orang berada.
Ia mengalami kemelut dalam hidupnya dikarenakan tidak memiliki kesempatan untuk memilih apa yang ia inginkan.
Ia dipaksa berjodoh dengan seorang pemuda kaya yang ternyata telah memiliki seorang istri dan tiga orang anak.
Di scene awal menggambarkan Maya yang berada di tengah-tengah padang rumput yang tinggi, kemudian diganti dengan scene Maya sedang membatik.
Dari awal film sudah jelas bahwa shot demi shot menggambarkan isi batin dari Maya.
Ketika ia menyentuh bunga ilalang tersebut menggambarkan suatu keinginan untuk bebas, namun diganti dengan shot Maya sedang membatik mengikuti alur garis motif batik.
Hal itu menunjukkan bahwa ia tidak bisa bebas, ia harus mengikuti alur yang sduah ditentukan, seperti halnya ia harus menuruti apa yang dikehendaki oleh keluarganya untuk dijodohkan.
Adegan di mana ibunya menghampirinya di meja rias juga memiliki makna tersirat.
Di ruang rias terdapat dua cermin besar dan kecil. Bayangan Maya nampak di cermin yang ekcil sedangkan Ibunya di cermin yang besar.
Ini menggambarkan bahwa Maya tidak memiliki hak lebih utnuk menentukan apa yang ia mau, Ibunya lebih memiliki kausa penuh untuk mengatur Maya.
Di akhir film berlatar di sebuah meja makan, Maya digambarkan emngalami hari-hari yang kurang menyenangkan selama menjadi istri dari seorang laki-laki kaya.
Mulai dari penampilan yang kurang menarik, masakan yang kurang enak, hingga yang terakhir hujatan yang dilayangkan pada Maya yang tak kunjung memiliki anak.
Ketika suaminya bertany apakah Maya dikutuk, Maya dalam hati mengatakan tidak, namun yang terucap adalah kata "iya".
Dalam cerita kedua, yaitu Raya yang hidup pada masa kemerdekaan Indonesia.
Tidak jauh berbeda dengan judul yang pertama, ia masih belum bisa menemukan kebebasannya.
Raya juga dijodohkan dengan seorang laki-laki yang kasar.
Selama hidupnya ia selalu mengalami kekerasan fisik yang membuatnya benar-benar tertekan.
Berlatar sama di ruang rias, kali ini bayangan Raya terlihat di cermin yang besar.
Mengartikan bahwa Raya sudah memiliki peran penting dalam hidupnya, namun keinginann untuk bebas dari kekerasan masih ada di benaknya.
Keinginanya itu digambarkan dari sekumpulan bunga ilalang yang terletak di sebuah vas dan terlihat di cermin yang berukuran lebih kecil.
Kemudian yang terakhir adalah sosok Daya.
Di cerita ini Daya sudah memiliki kebebasan untuk menentukan keinginannya memilih apa yang ia inginkan.
Daya menjalin hubungan dengan laki-laki yang merupakan kekasihnya dan menjalani waktu-waktu yang benar-benar membahagiakannya.
Namun kebahagiaan itu hanya terjadi di awal-awal hubungan saja.
Daya juga mengalami kekerasan fisik yang amat parah, membuatnya hampir gila meratapi raut wajahnya yang penuh lebam di depan cermin.
Makna tersirat kembali terlihat di meja rias.
Kali ini bayangan Daya nampak banyak, menggambarkan betapa leluasanya ia dapat mengatur dirinya dan apa yang ia inginkan.
Namun hal itu jsutru berbuah buruk baginya. Membuat kebebasan yang sebenarnya kian minim dalam hidupnya.
Hal itu digambarkan dari bunga ilalang yang semakin sedikit jumlahnya di dalam vas.
Berikut tadi adalah sinopsis dan beberapa makna tersirat di dalam film Maya, Raya, Daya.
Film produksi Miles Films ini tidak hanya menampilkan sebuah cerita biasa saja, namun memiliki beberapa makna tersirat di dalamnya.
(Tribun-video.com/ Muhammad Eka Putra)
LIVE UPDATE
Siswa SDN Purwantoro 2 di Malang Produksi Film Pendek soal Perundungan, Ubah Kelas Jadi Bioskop
Selasa, 4 Juni 2024
Sinopsis dan Film
Trending di YouTube! Simak ini Film Pendek JKT48 Magic Hour - The Daydream
Kamis, 9 Mei 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.