Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus kematian tragis bidan di Situbondo, Jawa Timur menemui titik terang seusai suami yang juga pelaku pembunuhan menyerahkan diri ke polisi.
Suami korban, nekat menganiaya korban hingga tewas karena merasa cemburu.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Selimat saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026) mengatakan, korban Murtafia Rafika Dewi tewas seusai dipukul batu berulang kali oleh pelaku berinisial R.
Sebelum meninggal, korban juga mengalami pemukulan berulang di bagian wajah.
Terkait kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan di saluran drainase Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur pada Sabtu (6/6/2026) malam.
Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi tertutup potongan pohon di saluran air tersebut.
Korban sendiri diketahui bidan yang bertugas di RSU Besuki, Situbondo.
Beberapa jam setelah penemuan jasad korban, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polda Jawa Timur.
Sejauh ini polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku untuk mengungkap kemungkinan motif lain dan kronologi kejadian.
Sementara itu, Direktur RSU Besuki, dr Imam Haryono mengungkapkan, sehari sebelum ditemukan tewas, korban masih menjalankan tugasnya sebagai bidan.
Terkait proses penyelidikan, polisi menunggu hasil proses autopsi terhadap jasad korban yang dilakukan oleh tim forensik RSUD Abdoer Rahem Situbondo.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunjatim-timur.com dengan judul Polisi Ungkap Kronologi Suami Bunuh Bidan RSU Besuki Situbondo, Murtafia Alami Pemukulan
Bidan Situbondo Tewas di Tangan Suami yang Cemburu, Dipukul Batu hingga Jasad Dibuang
Editor: Muna Salsabila
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Muna Salsabila
Sumber: Tribun Jatim
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.