Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Jerman mulai memproduksi kendaraan lapis baja multifungsi Boxer di Australia sebagai bagian dari upaya mempercepat modernisasi militernya di tengah meningkatnya kebutuhan pertahanan pascainvasi Rusia ke Ukraina.
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius bahkan melakukan kunjungan ke kantor pusat perusahaan Rheinmetall di Australia untuk meninjau langsung proses produksi kendaraan tempur tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Pistorius melihat proses pembuatan kendaraan lapis baja Boxer yang diproduksi berdasarkan kesepakatan manufaktur antara kedua negara.
Baca: Rangkuman Konflik AS-Iran: Iran Bikin Senjata Baru Pakai Sistem Rudal AS, Trump Soroti Sikap China
Kendaraan tempur Boxer sendiri merupakan kendaraan lapis baja multifungsi buatan Eropa yang selama ini digunakan untuk mendukung berbagai operasi militer.
Menurut Boris Pistorius, dari total 123 kendaraan Boxer yang dipesan militer Jerman, sebanyak 100 unit akan diproduksi di Australia.
Keputusan tersebut diambil karena kapasitas produksi di dalam negeri dinilai masih terbatas untuk memenuhi kebutuhan modernisasi militer Jerman dalam waktu cepat.
Baca: Timur Tengah Memanas! UEA Dituding Jadi Sekutu Rahasia Rezim Zionis, Aktif Bantu Israel dan AS
Pemerintah Jerman berharap langkah tersebut dapat mempercepat pengiriman kendaraan tempur di tengah peningkatan kebutuhan alat utama sistem persenjataan.
Mengutip laporan DW pada (15/5/2026) Gelombang pertama kendaraan Boxer diperkirakan mulai tiba pada tahun ini.
Sementara itu, seluruh pengiriman 100 unit kendaraan tempur tersebut ditargetkan selesai pada 2030.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di DW dengan judul Kunjungan ke pabrik senjata Jerman di Australia
Program: Tribunnews Update
Host: Thalia Iza
Editor Video: Tegar Melani
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.