Demo DPR, Said Iqbal Sindir Tunjangan Rumah Rp 50 Juta Tak Masuk Akal, Bandingkan dengan Upah Buruh

Editor: Tri Hantoro

Reporter: Umi Wakhidah

Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Partai Buruh menyindir keras tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp 50 juta per bulan.

Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengatakan tunjangan yang didapat DPR tidak masuk akal jika dibandingkan dengan kenaikan upah buruh yang hanya ratusan ribu.

Pernyataan itu disampaikan oleh Said Iqbal dalam aksi demonstrasi yang digelar pada Kamis (28/8).

Said Iqbal menegaskan bahwa tunjangan Rp 50 juta per bulan untuk sewa rumah sangat mahal.

"Nyewa di mana itu Rp 600.000.000? Di surga? Mahal banget,” ujar Iqbal.

Iqbal mengatakan, bahwa keputusan DPR menambah komponen tunjangan sangat melukai rasa keadilan.

Baca: 2.000 Buruh Kepung Gedung Sate Bandung Tuntut Hapus Outsourcing hingga Upah Murah, Dijaga Ketat

Baca: Buruh Membubarkan Diri Lanjut Rombongan Mahasiswa Geruduk Gedung DPR RI Jakpus, Mulai Orasi

Sebab kebijakan itu diambil di tengah upah murah yang dihadapi buruh.

Iqbal juga turut menyoroti respons anggota DPR yang justru asyik berjoget-joget ketika besaran tunjangan mereka dikritisi banyak pihak.

Adapun dalam aksi kali ini, Iqbal menegaskan bahwa buruh menuntut pemerintah untuk menaikan upah minimum sebesar 8,5 persen hingga 10,5 persen.

Iqbal mengatakan, data inflasi dari Badan Pusat Statistik antara Oktober 2024 hingga September 2025 tercatat 3,26 persen.

Sementara, pertumbuhan ekonomi pada periode yang sama diperkirakan 5,1 hingga 5,2 persen.

Maka jika dijumlahkan, angka kenaikan upah minimum 2026 mestinya mencapai 8,5 persen. (Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Said Iqbal Kritik Tunjangan Rumah DPR Rp 50 Juta Per Bulan: Sewa di Surga? Mahal Banget"

Sumber: Tribunnews.com
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Said Iqbal   #DPR   #buruh
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda