Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Keluarga Alumni UGM (Kagama) Cirebon Raya mengupayakan mediasi untuk Roy Suryo Cs dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Ketua Kagama Cirebon, Heru Subagia, mengonfirmasi bahwa dirinya bersama empat anggota lain menemui Jokowi di Solo, Kamis (15/5/2025).
Baca: Kesaksian Rekan Seangkatan Jokowi soal Font Ijazah Times New Roman yang Dipermasalahkan Roy Suryo cs
Pertemuan itu diterima baik oleh Jokowi dan berlangsung hangat.
"Alhamdulillah kita berlima diterima dengan baik. Materi yang kita sampaikan sesuai rencana semula," ujarnya.
Mereka menyampaikan tiga poin utama, salah satunya terkait isu ijazah palsu Jokowi.
Baca: Jelang Reuni, Teman Seangkatan Jokowi Masih Aktif di Grup WhatsApp Alumni Fakultas Kehutanan UGM
Adapun fokus pembahasan terkait mediasi antara Jokowi dan pihak-pihak yang mengkritisi keabsahan ijazah.
Lantas, Heru menegaskan bahwa Roy Suryo dan rekan-rekannya tidak berniat menyerang pribadi, melainkan mendorong transparansi secara ilmiah.
Kagama Cirebon mengaku telah berupaya membuka jalur komunikasi demi menciptakan ruang rekonsiliasi antaralumni.
Namun, Jokowi menolak mencabut laporan dan memilih melanjutkan proses hukum.
Baca: Gelar Reuni Bulan Depan, Teman Seangkatan Kuliah Jokowi Ternyata Masih Aktif Komunikasi di Grup WA
"Pak Jokowi berkata, tidak mungkin menarik kembali proses hukum yang sedang dijalankan," ungkap Heru.
Meski demikian, Kagama tetap konsisten mendorong mediasi dan dialog sembari menghormati keputusan Jokowi.
“Kami tetap konsisten mengupayakan mediasi, tapi pada akhirnya kami juga menghormati sikap Pak Jokowi,” jelasnya. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Diam-diam KAGAMA Cirebon Memohon Jokowi Maafkan Roy Suryo CS Atas Kasus Dugaan Ijazah Palsu
# TRIBUNNEWS UPDATE # Roy Suryo # Jokowi # ijazah # UGM # Universitas Gadjah Mada
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.