TRIBUN-VIDEO.COM - Pejuang Palestina, Hamas menyatakan tak akan memindahkan sandera Israel yang masih hidup untuk keluar dari Jalur Gaza.
Pernyataan itu muncul seusai pasukan pertahanan Israel memerintahkan Hamas untuk mengevakuasi ke lokasi yang aman.
Menurut Hamas, Israel harus bertanggung jawab atas nasib para tawanan, terlebih Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Hal itu disampaikan juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Obeida pada Jumat (4/4/2025).
Menurut Abu Obeida, Hamas enggan memenuhi perintah IDF.
Kendati demikian, Hamas menjamin akan menjaga para sandera Israel yang tersisa di Gaza dengan pengamanan yang cukup baik.
Yakni, Hamas akan menjaga sandera dari ancaman yang membahayakan mereka.
“Kami telah memutuskan untuk tidak memindahkan para tahanan ini dari wilayah tersebut, dan akan menjaga mereka di bawah tindakan pengamanan ketat, yang sangat membahayakan nyawa mereka,” kata Abu Obeida.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di timesofisrael.com dengan judul Hamas mengatakan tidak akan memindahkan sandera ke tempat yang aman, Israel bertanggung jawab atas nyawa mereka
Baca: Hamas Peringatkan Netanyahu soal Nyawa Sandera Terancam di Gaza, Berpotensi Tewas di Tangan IDF
Baca: Operasi Darat Israel! IDF Perluas Serangan hingga Buat Gaza Jadi 4 Bagian demi Tekan Pejuang Hamas
#israel #palestina #gaza #hamas #hizbullah #Idf #alqassam #benjaminnetanyahu #sandera
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.