TRIBUN-VIDEO.COM - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menjawab ketus saat ditanya warganya soal tambang ilegal di kawasan Klapanunggal.
Bukannya memberikan jawaban bijak dan solutif, Ajat Rochmat Jatnika malah tersinggung karena pertanyaan itu disampaikan di postingan lebaran.
Bahkan Ajat meminta warganya itu untuk memviralkan kasus tambang ilegal itu agar dirinya tahu.
Sehingga komentar warganya di akun Instagram @kabupaten.bogor menurut Ajat tidak cukup membuat dirinya tahu soal permasalahan di wilayahnya.
Padahal warganya itu hanya menuliskan aduan kepada pemimpinnya, seperti yang banyak dilakukan ke pejabat lainnya.
Tampak pada tangkapan layar, akun Instagram @agungmrf_ menulis aduan di postingan Instagram Ajat @ajatnika1971 yang kolaborasi dengan akun @kabupaten.bogor.
Pada postingan itu, tampak video Ajat Rochmat Jatnika sedang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri.
Kemudian pemilik akun @agungmrf itu meminta Ajat mengusut penambangan ilegal di Klapanunggal.
Hal itu setelah viral Kades Klapanunggal minta THR ke perusahaan senilai Rp 156 juta.
“Sekalian usut tuntas penambangan ilegal gunung kapur klapanunggal, keburu viral lagi nanti,” tulis akun @agungmrf_.
Baca: Respons Dedi Mulyadi soal Sopir Angkot Abaikan Instruksi, Masih Beroperasi di Jalur Puncak Bogor
Bukannya menindak lanjuti laporan warganya itu, Ajat justru membalas dengan ketus.
Bahkan ia meminta warganya untuk memviralkan penambangan ilegal itu.
Tujuannya yakni agar ia selaku Sekda mengetahui ada penambangan ilegal di kawasannya.
Ia juga menyindir pemilik akun karena berkomentar seperti itu di postingan lebarannya.
“Niat amat komen di posting lebaran … silahkan viralkan penambangan ilegalnya, saya jadi tahu nantinya,” tulis Ajat.
Rupanya aduan warga di laman Instagram itu tidak cukup bagi Ajat mengetahui adanya penambangan ilegal di wilayahnya.
Komentar itu bahkan langsung ditanggapi oleh Bro Ron.
“Serius anda menjawab warga seperti ini di kolab akun medsos pemda? Ckckck,” tulis Bro Ron.
Kemudian postingan itu juga diposting di akun Instagramnya Bro Ron.
Ia heran kenapa masyarakat harus memviralkan dulu baru bisa diketahui oleh Sekdanya.
“Harus diviralin baru mau tau kejadian di wilayahnya ya pak Sekda?,” tulis Bro Ron.
Dirinya pun meminta warga untuk memviralkan semua kejadian aneh di Kabupaten Bogor.
“Perhatian warga Bogor, tidak usah lagi lapor ke instansi. Viralkan semua yang aneh2 di kabupaten Bogor,” tulisnya.
Baca: Tabiat Kades Klapanunggal Bogor yang Viral Minta THR, Pernah Sunat Bansos dari Presiden Jokowi
Bro Ron juga mengaku pusing memahami konsep pelayanan publik versi Ajat.
“Harus viral supaya tahu?
Saya berusaha keras memahami konsep pelayanan publik versi Pak Sekda @ajatnika1971
Makin saya coba memahami, makin error itak saya.
Ada yang ikutan error?,” tulis Bro Ron.
Sementara itu, akun Instagram Ajat Rochmat Jatnika saat ini langsung dikunci.
Banyak netizen yang berkomentar di postingan Bro Ron dan menyayangkan sikap Sekda Ajat.
"Niat Amat Lebaran2 udah ngegas aja di komen," tulis akun @infoparung.
"Seorang kepala daerah komentar seperti itu,ayo semua masyarakat viralkan semua yg menyangkut kerusakan alam dan ketidak Adilan," tulis @muhammad_sukarya98.
"Sekda kok jawabnya gitu. Situ dibayar jd Sekda, buat monitor dan memastikan semua berjalan benar. Bukan nunggu viral baru bergerak," kata @agungsasetyo.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Ditanya Baik-baik soal Tambang Ilegal, Jawaban Ketus Sekda Bogor Bikin Netizen Sewot: Lebaran Ngegas
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.