Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Myanmar telah meningkat menjadi 2.719 orang.
Sementara ratusan orang lainnya dinyatakan masih hilang.
Informasi itu telah dikonfirmasi Pemerintah militer Myanmar pada Senin (31/3/2025).
Kepala pemerintahan militer Myanmar (Junta), Jenderal Senior Min Aung Hlaing mengatakan, setidaknya ada 4.521 orang luka-luka dan 441 lainnya masih hilang.
Baca: Indonesia Kirim Bantuan & Pasukan Misi Kemanusiaan ke Myanmar, Kepala BNPB: Dilepas Presiden Prabowo
Diketahui, gempa yang terjadi di Myanmar pada Jumat (28/3/2025) lalu itu sangat dahsyat dengan Magnitudo 7,7.
Guncangan gempa meluas, bahkan dirasakan sampai ke Thailand.
Direktur Asia di Human Rights Watch, Elaine Pearson mengatakan, dengan banyaknya jumlah korban jiwa ini, kota Sagaing telah kehabisan kantong mayat.
Baca: Myanmar Resmi Umumkan Masa berkabung Nasional Selama Tujuh Hari Setelah Gempa Bumi Dahsyat
Hal itu menyebabkan polusi bau mayat yang membusuk hingga menyebar di udara.
"Sagaing, misalnya, Anda tahu, orang-orang masih terjebak di reruntuhan," katanya.
"Sepertinya mereka kehabisan kantong mayat, jadi bau busuk mayat membusuk tercium di udara," katanya.
(Tribun-Videoc.com/itv.com)
Artikel ini telah tayang di itv.com dengan judul Myanmar earthquake death toll surpasses 2,700 as some cities run out of body bags
Program: Tribunnews Update
Host: Ninaagustina
Editor Video: Nathanael Moer Rahardian
Uploader: bagus gema praditiya sukirman
#gempabumi #myanmar #news
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.