Kisah Tragis Penembakan Antar Polisi di Solok Selatan, Ada Emosi yang Tersumat Karena Ogah Salaman

Editor: Restu Riyawan

Reporter: Tita Amadhea

Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM -Terjadi insiden penembakan di Solok Selatan yang melibatkan sesama polisi.

Kejadian ini melibatkan Kompol Anumerta Ryanto Ulil dan tersangka Dadang Iskandar.

Menurut pengacara Dadang, penembakan itu berawal dari perlakuan tidak menyenangkan yang diterima kliennya.

"Kami yakin sekali klien kami tidak merencanakan pembunuhan ini," ujar Sutan saat diwawancarai di Mapolres Solok Selatan pada Kamis, 23 Januari 2025.

Dadang merasa tersinggung karena salam dan jabat tangannya tak direspon oleh Ulil.

Emosi yang terpendam inilah yang jadi pemicu penembakan tragis tersebut.

Selain itu, ada dugaan bahwa masalah penangkapan truk pasir milik polisi juga menjadi pemicu lainnya.

Kasus ini semakin memanas setelah rekonstruksi kejadian dilakukan, meskipun banyak adegan yang masih tertutup dari media.

Kapolres Solok Selatan , AKBP M Faisal Perdana, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini bertujuan untuk mencari sistematis atau urutan kejadian. "Ini rekonstruksi tidak tertutup, cuman beberapa adegan kita sesuaikan koordinasikan dengan tim Mabes," ujarnya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rekonstruksi Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan : Terungkap Dadang Emosi Ulil Ogah Diajak Salaman

#penembakanpolisi #solok #dadangiskandar #ulil #polisitembakpolisi

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda