TRIBUN-VIDEO.COM - Bentrokan di Suriah kembali pecah pada Rabu (25/12/2024) melibatkan pemerintah baru dengan pendukung rezim Bashar Al Assad.
Akibatnya, 14 personel dari Kementerian Dalam Negeri tewas dan 10 lainnya terluka.
Dikutip dari Al Arabiya, bentrok bermula dari upaya penangkapan terhadap seorang perwira bernama Mohammad Kanjo Hassan.
Ia dituduh bertanggung jawab atas kekejaman terhadap ribuan tahanan di penjara rezim Assad.
Menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, Hassan menjatuhkan hukuman mati dan penghakiman sewenang-wenang terhadap tahanan.
Inilah yang membuat pemerintah baru Suriah di bawah pimpinan kelompok Hayat Tahrir Al Sham (HTS) bertindak.
Mereka memburu Hassan di Provinsi Tartus, daerah pesisir yang menjadi basis pendukung Assad.
Namun, warga di daerah tersebut sebagian besar menolak rumahnya digeledah.
Alhasil bentrokan tak dapat dihindari hingga menewaskan petugas dari pemerintahan yang baru.
Hari ini Kamis (26/12/2024), pemerintah melancarkan tindakan keras di Provinsi Tartus.
Pemerintah bersumpah akan terus mengejar sisa-sisa rezim Assad yang telah digulingkan.
(Tribun-Video.com)
Baca: Suriah Panas, 14 Polisi Tewas Disergap Rezim Assad seusai Ditumbangkan: Keamanan Negara Kacau
Baca: Detik-detik Pohon Natal Dibakar di Suriah, Ratusan Warga Langsung Protes Tuntut Hak Umat Kristen
#suriah #hts #assad #rezimassad #milite #hayattahriralSham
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.