Kanal

Diancam Akan Dipukul, Ayah Asal Surabaya Cabuli Anak Kandungnya Selama 10 Tahun

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUN-VIDEO.COM, SURABAYA - Seorang bapak harusnya memberikan contoh baik untuk anaknya, namun berbeda dengan Ali Murahman (54) yang kerap mengancam anak kandungnya untuk melakukan persetubuhan.

Pria asal Tambaksari, Surabaya ini diam-diam mengajak dan memaksa anak semata wayangnya menuruti nafsunya.

"Saya ancam, kalau ga mau, saya ancam tempeleng. Kadang-kadang seminggu dua kali," kata Ali.

Sejak tahun 2008, saat ibu korban atau istri tersangka tidak berada di rumah, Ali menyetubuhi anaknya yang masih berumur 13 tahun.

Sejak itulah bapak ini seminggu dua kali memaksa anaknya.

Ali mengaku mengajak anaknya dengan mengirim pesan saat sang anak di luar rumah dan memaksanya pulang.

Meski sang anak selalu menolak, dirinya terus memaksa hingga anaknya ketakutan dan menangis.

"Saya ajak, saya kirim pesan. 'main yuk'," kata Ali.

Sang anak, sebut saja Kembang tak bisa menolak dan melawan. Hingga 10 tahun berlalu, dirinya terus memaksa anaknya.

Perbuatan itu membuat sang istri syok setelah mengetahui penangkapan suaminya oleh Unit PPA Polrestabes Surabaya.

"Istrinya tidak tahu, waktu kita tangkap istrinya baru tahu. Anaknya merasa tertekan dan ketakutan, kalau di luar ditelfon terus. Dari umur 13 tahun, SMP sampai umur 23 tahun," kata AKP Ruth Yeni, Senin (28/1/2019).(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Diancam Akan Dipukuli, Bapak Setubuhi Anak Kandung selama 10 tahun, Mulai Usianya Masih 13 Tahun

 

ARTIKEL POPULER:

Viral, Kapal Tongkang Pengangkut Batu Bara Terdampar di Pantai Pemalang, Pemilik Belum Diketahui

Berkas Kasus Dugaan Korupsi Mantan Bupati Katingan H Ahmad Yantenglie Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kunjungan Kemenhub ke Kantor Tribun Jakarta Bahas Beberapa Isu Transportasi

 

TONTON JUGA:

<iframe src="https://www.youtube.com/embed/RSLdlrT1asU" width="520" height="292" scrolling="no" frameborder="0"></iframe>
Editor: Fatikha Rizky Asteria N
Video Production: Ramadhan Aji Prakoso
Sumber: Tribun Jatim

Video Populer