Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Polisi masih menyelidiki tewasnya 4 orang sekeluarga yang lompat dari lantai 22 apartemen di Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/3).
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, pihaknya sudah memeriksa 12 saksi.
Dari keterangan saksi menyebut keempat korban disebut cenderung memiliki kepribadian yang tertutup.
Adapun saksi yang diperiksa merupakan keluarga besar dan saksi yang ada di TKP.
Baca: Kasus Sekeluarga Loncat dari Apartemen, Polisi Ungkap Sang Anak Sudah Setahun Tak Sekolah
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini.
Polisi juga menyebut tidak ada jejak digital korban membuat proses penyelidikan semakin sulit.
Pasalnya, ponsel korban mengalami kerusakan yang parah sehingga sulit untuk mengakses data-datanya.
Seperti diketahui, empat orang ditemukan tewas setelah lompat dari lantai 22 apartemen di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Sabtu (9/3) lalu.
Baca: Polisi Selidiki 12 Saksi soal Kasus Sekeluarga Loncat dari Apartemen di Jakut, Fakta Baru Terungkap
Keempat korban itu adalah pria EA (50), perempuan AEL (52), remaja laki-laki JWA (13), dan remaja wanita JL (16).
Dugaan sementara polisi, keempat korban tersebut bunuh diri.
Namun sejauh ini belum terungkap apa motif keempat korban itu bunuh diri.
(Tribun-video.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Ada Jejak Digital, Kasus Satu Keluarga Terjun dari Apartemen Sulit Diselidiki"
# bunuh diri # Jakarta Utara # Apartemen Teluk Intan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.