Rusia Anggap F-16 untuk Ukraina Jadi Ancaman Nuklir hingga Inggris Jengkel Dimintai Senjata Ukraina

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Rencana Amerika Serikat (AS) mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina dikecam Rusia.

Moskow menilai kehadiran jet tersebut di medan perang sebagai ancaman di bidang nuklir.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov.

Ia menyebut, keputusan AS mengirim F-16 ke Ukraina sangat berbahaya.

Pasalnya, pesawat tempur itu bisa saja dilengkapi dengan senjata nuklir.

Sementara menurut Lavrov, Rusia tidak dapat memastikan apakah F-16 juga dilengkapi nuklir saat di medan perang.

Sehingga pihaknya tidak akan memilah-milah dan menganggap F-16 murni sebagai ancaman nuklir.

"Kami akan menganggap fakta bahwa angkatan bersenjata Ukraina memiliki sistem seperti itu sebagai ancaman dari Barat di bidang nuklir," kata Lavrov, dikutip dari TASS, Kamis (13/7).

Sebelumnya, AS mengonfirmasi rencana pengiriman jet tempur F-16 ke Ukraina.

Namun hal itu baru bisa dilakukan setelah pihaknya selesai melatih pilot Ukraina menerbangkan F-16.

Menurut Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan, latihan itu membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Sementara terkait pengiriman pesawat, akan dilakukan oleh negara di Eropa yang memiliki kelebihan stok F-16.

"Pelatihan itu akan memakan waktu, dan kemudian akan ada transfer F-16, kemungkinan dari negara-negara Eropa yang memiliki kelebihan pasokan F-16," kata Sullivan, dikutip dari RT, Kamis (13/7).

(Tribun-Video.com)

Sumber: Tribunnews.com
   #Rusia   #Ukraina   #F-16   #nuklir
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda