Rusia Balas Dendam seusai Jembatan Krimea Diserang Storm Shadow, Titik Kritis Ukraina Jadi Target

Editor: fajri digit sholikhawan

Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri

Video Production: Fegi Sahita

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia menuduh Ukraina dalang dibalik serangan jembatan Krimea menggunakan rudal storm shadow buatan Inggris.

Seusai peristiwa tersebut, Rusia mengindikasikan akan ada serangan balasan yang menargetkan titik kritis di Ukraina.

Hal itu disampaikan oleh menteri pertahanan Rusia Sergei Shoigu.

Ia mengatakan pusat pengambilan keputusan akan menjadi sasaran pasukan Rusia.

Diprediksi pangkalan dan lokasi militer serta senjata Barat yang ada di Ukraina akan diserang.

Meski begitu, Shoigu tak membeberkan rencana itu lebih detail seperti tanggal penyerangan.

Baca: Pujian NATO untuk Pertahanan Rusia, Mampu Tangkis & Siapkan 3 Serangan Kejutan ke Pasukan Ukraina

Diketahui sebelumnya, jembatan Chongar yang menghubungan Krimea dan Kherson diserang pada Kamis (22/6/2023) pagi.

Meski tidak ada korban jiwa, namun serangan tersebut mampu membuat jembatan itu berlubang.

Bahkan seusai serangan tersebut, arus lalu lintas pun langsung dialihkan.

Sementara di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan puing-puing rudal storm shadow.

Diketahui rudal tersebut merupakan pasokan dari Inggris ke Ukraina.

Bahkan serangan ini sesuai dengan rencana Ukraina yang telah bocor ke publik beberapa waktu lalu.

Rencana yang bocor itu terkait serangan Ukraina ke jembatan Krimea menggunakan storm shadow.

Sehingga Rusia akan melakukan balas dendam terhadap tindakan Ukraina yang disebutnya biadab.(Tribun-Video.com/Eurasiantimes)

https://eurasiantimes.com/new-russian-retaliation-will-moscow-strike-western-decision

# TRIBUNNEWS UPDATE # Rusia # Balas dendam # Krimea # Storm Shadow # Ukraina

Sumber: Tribun Video
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda