TRIBUN-VIDEO.COM - Dinas Perhubungan Kota Solo, Jawa Tengah bakal mensterilkan kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed pada Senin (14/11) mendatang.
Hal ini sebagai bentuk pengamanan menjelang kedatangan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi dan Presiden UEA, Mohammed bin Zayed Al Nahyan untuk meresmikan masjid tersebut.
Diketahui, rute yang akan disterilkan yakni dari Simpang Ngemplak sampai dengan Simpang Gilingan dengan sistem penutupan situasional.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Taufiq Muhammad menyampaikan kabar tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (11/11) lalu.
"Untuk rute yang steril dari Simpang Ngemplak sampai dengan Simpang Gilingan," jelasnya.
Baca: Berita Solo Hari Ini: Alasan Gibran Minta Sterilisasi Stadion Manahan untuk Piala Dunia U-20 Ditunda
Diketahui, jalan raya di kawasan Jalan Ahmad Yani tersebut cukup pada sekira pukul 06.30-09.00 WIB
Sehingga pihaknya tidak menutup secara penuh Jalan Ahmad Yani, di mana banyak orang berangkat bekerja dan sekolah pada kisaran waktu tersebut.
"Diminimalkan penutupan. Diusahakan penutupan situasional," terangnya.
Diketahui, rombongan Presiden Joko Widodo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan dijadwalkan tiba di Bandara Adi Sumarmo sekira pukul 06.30 WIB.
Setelah itu rombongan menuju Masjid Raya Sheikh Zayed, di mana peresmian akan dijadwalkan sekira pukul 07.00 WIB.
"Untuk pelaksanaan peresmian pukul 07.00 WIB," tuturnya.
Dikabarkan proses seremoni untuk peresmian dilakukan secara sederhana dan tidak ada pidato atau pun yang lain.
Selain itu, karena tidak dalam waktu salat, rombongan tersebut juga tidak melakukan salat berjamaah di masjid tersebut.
Baca: Jokowi Serukan Setop Kekerasan di Myanmar pada Sesi Retreat KTT ASEAN Ke 41 di Phnom Penh
Dijelaskan olehnya, peresmian dijadwalkan sekira satu jam dan diperkirakan selesai sekira pukul 09.00 WIB.
"Kalau rencana peresmian sekitar 1 jam. Jadi diperkirakan jam 9 sudah selesai," jelasnya.
Sebagai informasi, setelah peresmian, pembangunan kawasan itu akan dilanjutkan
Satu di antaranya pelebaran viaduk yang dijadwalkan dimulai setelah peresmian dan membutuhkan waktu 4-5 bulan pengerjaan.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat untuk bersabar dalam menantikan tempat ibadah baru Kota Bengawan tersebut.
"Lalu lintas viaduk mau kita benerin. Butuh waktu 4-5 bulan mohon bersabar," jelasnya.
(Tribun-Video.com/TribunSolo.com)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Gibran Ingin Maksimalkan Perputaran Ekonomi di Sekitar Masjid Raya Sheikh Zayed untuk Masyarakat
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.