Tegas! Putin akan Beri Hukuman 10 Tahun Penjara kepada Tentara Rusia yang Menyerah di Medan Perang

Editor: Panji Anggoro Putro

Reporter: Agung Tri Laksono

Video Production: Nur Rohman Urip

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah Rusia menerapkan aturan tegas bagi tentaranya yang menyerah di medan perang.

Berdasarkan undang-undang baru yang disetujui oleh Presiden Rusia, pelanggar bisa dipenjara hingga sepuluh tahun.

Presiden Rusia Vladimir Putin baru saja mengesahkan undang-undang tersebut pada Sabtu pekan lalu.

Baca: Zelensky Ajak Rakyat Rusia Tantang Putin, Sebut Mobilisasi Parsial hanya Antar Rakyat ke Kematian

Disebutkan bahwa tentara Rusia yang menyerah secara sukarela kepada pasukan musuh dianggap melanggar hukum.

Mereka terancam hukuman penjara paling singkat tiga tahun dan paling lama 10 tahun.

Dikutip dari Russia Today (RT), aturan itu berlaku bagi tentara yang kembali ke rumah setelah menyerah.

Sementara bagi tentara yang menyerah namun kembali ke unit masing-masing bisa mendapat keringanan.

Baca: Zelensky Ajak Rakyat Rusia Tantang Putin, Sebut Mobilisasi Parsial hanya Antar Rakyat ke Kematian

Selain itu, Putin juga menyetujui beberapa amandemen dalam undang-undang tersebut.

Tentara yang menolak dikirim ke medan perang serta warga yang menghindari wajib militer akan dihukum 10 tahun penjara.

Majelis tinggi parlemen Rusia pun mendukung amandemen undang-undang tersebut.

Adapun aturan ini muncul saat Putin mengumumkan mobilisasi militer parsial ke Ukraina.

Nantinya sebanyak 300 ribu tentara cadangan akan diterjunkan ke medan perang.

Baca: Referendum Rusia atas 4 Wilayah Ukraina yang Dikuasai, Perang Jalan Terus

Setelah pengumuman itu, warga Rusia berbondong-bondong meninggalkan negaranya.

Salah satu alasannya karena mereka tak ingin mati konyol di medan perang. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

# TRIBUNNEWS UPDATE # Vladimir Putin # Tentara # Rusia # Ukraina # Donbass

Sumber: Tribun Video