TRIBUN-VIDEO.COM - Ranah klinis yang diunggah di media sosial akan berubah menjadi ranah edukasi, hal tersebut akan membuat kehebohan di masyarakat.
Di Indonesia, baik susu formula maupun Makanan Pendamping ASI (MPASI) Fortifikasi dapat dibeli bebas.
Padahal MPASI dan susu formula yang dijual bebas sebenarnya harus dalam pengawasan ahli saat diberikan kepada anak.
Sebab susu formula dan MPASI diberikan atas dasar peresepan oleh dokter terkait yang artinya susu formula dapat dikategorikan sebagai obat.
Baca: Dr Irma Hidayana: Produsen Susu Formula Beri Klaim-klaim Menyesatkan, ASI Eksklusif Lebih Baik
Baca: Lama Masa Simpan Pengaruhi Kandungan Gizi ASI, Busui Disarankan Direct Breastfeeding
Hal tersebut membuat susu formula tidak dapat dikonsumsi secara terus menerus.
Bayi yang dinyatakan tidak lagi memerlukan susu formula oleh dokter harus kembali dibiasakan ke pola yang seharusnya, yaitu dengan konsumsi ASI dan MPASI rumahan.
Untuk mencegah anak mengalami anemia, sang ibu perlu mengkonsumsi makanan penuh gizi pada masa kehamilannya
MPASI rumahan juga bukan penyebab anak mengalami anemia dan malnutrisi, sang ibu harus lebih memperhatikan kandungan gizi dari MPASI agar hal tersebut tidak terjadi.(*)
# Makanan Pendamping ASI (MPASI) # susu formula # MPASI
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.