Kanal

Kronologi Pemukulan Polwan oleh Oknum TNI di Palangkaraya, Gara-gara Melerai Keributan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Belakangan tengah ramai diberitakan seorang polwan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang menjadi korban pemukulan oknum TNI.

Ternyata peristiwa ini bermula ketika personel Sabhara Polda Kalteng sedang melakukan patroli rutin dan melihat adanya keributan di sebuah tempat hiburan malam.

Korban yang hendak melerai keributan justru mendapat pukulan dari oknum TNI tersebut.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Jalan Cilik Riwut, Kilometer 2, Kota Palangkaraya pada Minggu (5/12).

Baca: Tak Cuma Jadi Korban Bripka Randy, Ternyata Mahasiswi NRW Pernah Alami Pelecehan oleh Kakak Tingkat

Dikutip dari Kompas.com, kala itu personel dari tim pengurai massa termasuk korban Bripda Tazkia Nabilla melihat adanya keributan.

Bripda Tazkia pun berupaya untuk melerai keributan tersebut.

Nahas dirinya malah dipukul oleh oknum TNI yang berasal dari Batalyon Infanteri Raider/631 Antang, Palangkaraya.

Pun sama halnya dengan personel lain yang malah mendapat perlawanan.

Akibat peristiwa ini, personel Raimas bernama Bripda Niko Laos Risky Marselino mendapat pukul di bagian bibir dan kepala belakang.

Baca: Kasus Polwan Dipukul Oknum TNI hingga Viral #SAVEPOLWAN Berujung Damai, Korban Anak Perwira TNI

Sedangkan Bripda Tazkia mendapat pukulan di kepala bagian belakang dan memar di tangan kiri.

Pasca-peristiwa, pimpinan Polda Kalimantan Tengah langsung mendatangi Markas Korem 102/Panju Panjung, Palangkaraya.

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini ke pihak TNI.

Eko juga menerangkan bahwa saat ini kondisi Bripda Tazkia sudah membaik.

Sementara itu, Kepala Penerangan Korem 102/Panju Panjung Mayor Infanteri Mahsun Abadi menuturkan bahwa kejadian ini murni kesalahpahaman.

Pihak TNI memastikan akan memberikan sanksi pada anggotanya yang terlibat.

Sejauh ini disebutkan sudah ada tiga anggota TNI AD yang diperiksa, namun identitasnya belum diungkap.

(Tribun-Video.com)

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Reza Nova Erfiansyah
Sumber: Tribun Video

Video Populer