Kanal

Percepatan Pembangunan di Bandara Rendani, Pemda Manokwari Eksekusi Belasan Rumah

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Safwan Ashari Raharusun

TRIBUN-VIDEO.COM - Dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur seperti Bandar Udara Rendani di Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Pemerintah Kabupaten Manokwari, yang dipimpin langsung oleh Bupati Manokwari Hermus Indou, menggelar eksekusi lahan di sekitar Bandara Rendani.

Langkah tersebut dilakukan guna mendukung rencana perpanjangan Runway Bandara, dan memperindah kembali wajah Ibukota Provinsi Papua Barat.

Indou menjelaskan, langkah ini merupakan sebuah komitmen Pemerintah Manokwari, untuk melakukan pembersihan terhadap pemukiman di sekitar Bandara Rendani.

Baca: Bertahan Tolak Penggusuran, Puluhan PKL di Jalan Bukit Tinggi Bandar Lampung Gelar Demonstrasi

"Sebab permukiman ini adalah lahan yang nantinya akan dijadikan sebagai lokasi perpanjangan Runway Bandara," ujar Indou, kepada sejumlah awak media, Jumat (3/12/2021).

Ia menuturkan, semua objek bangunan dan lahan di tanah ini telah diselesaikan oleh pemerintah daerah.

Dirinya berharap, pembersihan yang dilakukan oleh pemerintah Manokwari, bisa selesai diakhir Desember dan Januari.

Sehingga, kegiatan percepatan perluasan Runway Bandara Rendani Manokwari, bisa segera dilakukan oleh pemerintah (Kementerian Perhubungan).

"Terkait beberapa objek yang masih dalam tahap sengketa, uangnya sudah kita titipkan di Pengadilan Negeri Manokwari," tuturnya.

Ia meminta agar seluruh masyarakat di Manokwari, bisa mendukung pembangunan yang sedang dilakukan oleh pemerintah.

"Sebagai warga negara yang baik, agar bisa mendukung pembangunan di Manokwari. Di samping pemerintah juga melindungi hak-hak mereka," kata Indou.

Pihaknya tetap memberikan yang terbaik kepada masyarakat, hanya saja harus menunggu putusan Pengadilan.

"Proses ganti rugi lahan sudah dilakukan, dan sebagian besar telah menerima itu," ucapnya.

Baca: Penggusuran Ratusan Rumah Liar Berakhir Ricuh, Warga Lakukan Pelemparan ke Petugas

Hanya saja, masih ada beberapa warga yang belum terima dan pihaknya memberikan kesempatan untuk menempuh jalur hukum.

"Nilai ganti rugi semuanya bervariasi, sesuai dengan luas lahan dan bangunan yang dimiliki," imbuhnya.

Indou berharap, semua lahan yang telah diselesaikan, bisa segera dibersihkan agar secepatnya dilakukan pembangunan Bandara.

Selain itu, sala satu pemilik Isman Burhan (23) mengatakan, sebagai masyarakat pihaknya tetap mendukung program pemerintah.

Hanya saja, pihaknya menyesalkan ada oknum yang menghampirinya dan sengaja memprovokasi dirinya.

"Seakan-akan kita mau diajak untuk masuk jebakan, orang itu bilang katanya tanag ini akan dilelang," tuturnya.

Sementara, pihaknya telah menerima untuk dilakukan ganti rugi lahannya tersebut.

Belum Ada Lahan Relokasi

Tak hanya itu, hingga kini pihaknya belum mendapatkan lahan untuk membangun kembali rumah baru.

Ia menuturkan, awalnya dijanjikan di wilayah Komplek Soribo, Distrik Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari, namun setelah itu pemilik hak ulayat minta uang tanah.

"Kita sampai sekarang hanya terima ganti rugi saja, tidak ada jaminan untuk relokasi ke tempat lain," kata Burhan.

Ia berharap, semoga program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah Manokwari, bisa segera selesai.

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPapuaBarat.com, rumah yang akan dieksekusi sekitar 17 rumah.(*)

# Bandara Rendani # Manokwari # eksekusi # rumah

Baca berita lainnya terkait penggusuran

Artikel ini telah tayang di Tribunpapuabarat.com dengan judul Pemda Manokwari Eksekusi Belasan Rumah untuk Perpanjangan Runway Bandara Rendani

Editor: Purwariyantoro
Video Production: Puput Wulansari
Sumber: Tribun papuabarat

Video Populer