Kanal

Viral Video Perkelahian Siswa SMP di Palaran Samarinda, Polisi Panggil Pelajar dan Orangtua Pelaku

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Beredar video perkelahian antar pelajar SMP di Jalan Gaya Baru, Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran, Kamis (2/12/2021) siang ini.

Dalam video tersebut terlihat jelas setidaknya ada 8 pelajar yang terlibat.

4 orang tengah bergelut serius, 2 orang turut menyusul membantu menyerang, dan 2 lainnya hanya menonton.

Setelah didalami, menurut keterangan Kapolsek Palaran AKP Roganda, perkelahian tersebut melibatkan setidaknya 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah hukumnya.

"Kami memang menerima laporan ada tawuran di sana (Jalan Gaya Baru). Tapi saat kami datangi sudah bubar," terangnya saat ditemui TribunKaltim.Co di ruang kerjanya sore ini.

Ia juga menerangkan, pihaknya masih mendalami penyebab tawuran antar pelajar tersebut.

"Kami akan berkoordinasi dengan Disdik (Dinas Pendidikan) atau Kepala Sekolah masing-masing," pungkasnya.

Dari pantauan TribunKaltim.Co sendiri saat ini Polsek Palaran sudah memanggil para pelajar yang terlibat didampingi orangtua masing-masing.

Baca: Polisi Tangkap 28 Tersangka Perkelahian di Lapangan Jayanti Mimika

Tawuran Pelajar di Tarakan

Puluhan pelajar dari tiga sekolah di Kota Tarakan terpaksa harus mendapatkan pembinaan dari aparat kepolisian.

Ini dilatarbelakangi akibat terlibat tawuran pada Selasa (23/11/2021) lalu. Selain para siswa yang terlibat tawuran, polisi juga memanggil orangtua serta pihak sekolah guna dilakukan mediasi.

Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Angestri Budi Reswanto mengatakan, orangtua dan pihak sekolah sudah dilakukan mediasi pada Rabu (24/11/2021) lalu.

Para pelajar dari tiga sekolah tingkat SMP dan SMA ini terpaksa dikumpulkan di aula Mapolsek Tarakan Barat pada Rabu (24/11/2021).

Mereka mendapatkan pembinaan dari jajaran Polsek Tarakan Barat terkait aksi tawuran tersebut.

Kapolsek Tarakan Barat, Iptu Angestri Budi Reswanto, didampingi Kanit Reskrim, Aiptu Sudiyono mengatakan, pihaknya membenarkan bahwa para pelajar tersebut terlibat tawuran yang dipicu hal sepele.

“Akar permasalahan tawuran ini sama-sama salah paham. Mengingat mereka pada masa pulang sekolah, saling ejek-ejekan dan terjadilah perselisihan tersebut,” ujar Iptu Angestri.

Ia mengemukakan, tawuran terjadi saat para pelajar baru pulang sekolah, diperkirakan lebih dari 30 pelajar ikut dalam tawuran.

“Dari SMP dan SMK. Kejadian kemarin ini ketiga kalinya. Yang pertama itu saat pelaksanaan vaksin Oktober, lalu Sabtu kemarin dan puncak Selasa, 23 November kemarin,” jelasnya.

Baca: Polisi Tangkap 28 Tersangka Perkelahian di Lapangan Jayanti Mimika

Korban luka satu siswa SMP terluka dan sudah dibawa berobat. Menurut Iptu Angestri, luka tidak begitu fatal hanya di bagian kening.

Pihaknya menindaklanjuti dengan menghadirkan mereka yang terlibat dan membuat pernyataan sikap. Pihak sekolah akan menindaklanjuti untuk pemberian sanksi dan pembinaan.

Setelah dilakukan pembinaan, semua sepakat kedua belah pihak menyelesaikan secara kekeluargaan.

Yang dikhawatirkan, lanjut Iptu Angestri, hanya karena konflik seperti ini bisa saja berujung pada konflik SARA sehingga harus segera diselesaikan secara kekeluargaan.

Berkaca pada kasus ini, Kapolsek pun mengimbau agar kejadian ini dapat dijadikan pelajaran semua pihak.

“Terutama orangtua dan guru sebagai pembimbing di rumah dan di sekolah,” ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Viral Beredar Video Tawuran Antar Pelajar di Palaran Samarinda, Polisi Panggil Pelajar dan Orangtua

Editor: Dita Dwi Puspitasari
Video Production: Sigit Setiawan
Sumber: Tribun Kaltim

Video Populer