Kanal

Fakta 100 Hari Kasus Pembunuhan Subang Tak Kunjung Terungkap, Rekaman Suara Saksi Jadi Bukti Penting

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - 100 hari berlalu kasus tewasnya ibu dan anak di Subang Jawa Barat masih belum juga terungkap.

Kepolisian belum juga mengungkap atau memberi bocoran, siapa sebenarnya dalang di balik kematian dua korban ini.

Sejumlah fakta, asumsi, tudingan hingga drama turut menyelimuti pengungkapan kasus pembunuhan ini.

Korban Tuti Suhartini (55) dan sang anak Amalia Mustika Ratu (24) ditemukan tewas di kediamannya pada 18 Agustus 2021 lalu.

Jasad keduanya ditemukan di dalam bagasi mobil Alphard di kediamannya di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak, Subang Jawa Barat.

Temuan jasad ibu dan anak ini, pertama kali diketahui oleh sang suami, Yosef yang baru saja pulang dari istri mudanya.

SILSILAH KELUARGA

Yosef adalah kepala keluarga yang merupakan suami sah dari korban Tuti Suhartini.

Yosef diketahui mempunyai dua orang istri.

Istri pertamanya bernama Tuti Suhartini yang menjadi korban pembunuhan sadis ini.

Sementara istri keduanya adalah istri mudanya yang dinikahi secara siri, bernama Mimin.

Dari Tuti Suhartini, Yosef mempunyai dua orang anak.

Anak pertamanya yakni Yoris, sementara anak keduanya adalah Amalia Mustika Ratu, yang menjadi korban bersama sang ibu.

Sementara bersama istri mudanya, Yosef juga mempunyai dua anak, yakni dua anak laki-laki yang merupakan putra dari Mimin.

KRONOLOGI

Yosef adalah orang pertama yang datang ke TKP pembunuhan Subang seusai istri dan anaknya terbunuh.

Kala itu, Yosef baru saja pulang dari istri mudanya pada 18 Agustus sekira pukul 07.15 WIB.

Malam hari sebelum kejadian tragis tersebut, sekira pukul 21.00 WIB, Yosef mengaku pamit ke rumah istri mudanya kepada korban.

Pagi harinya, Yosef kembali ke rumah karena sudah berjanjian hendak pergi bermain golf.

Ketika sampai di rumah, Yosef mengaku kaget lantaran mendapati kondisi rumah sudah berantakan dan penuh bercak darah.

Ia lantas berusaha mencari keberadaan istri serta anaknya namun tak membuahkan hasil.

Akhirnya, Yosefpun melapor ke pihak kepolisian.

Gegernya informasi tersebut langsung menyebar ke keluarga dan warga yang akhirnya melihat jasad korban ada di dalam bagasi mobil Alphard.

Saat ditemukan, kondisi kedua korban dalam keadaan bertumpuk.

Korban juga didapati dalam keadaan tidak mengenakan pakaian.

Meski begitu, kepolisian memastikan tidak ada tanda pemerkosaan di tubuh korban.

TEMUAN POLISI

Dari hasil autopsi yang dilakukan kepolisian, korban Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu diketahui tewas akibat luka berat dari benda tumpul di bagian kepala.

Dari TKP, polisi juga menemukan papan pencuci baju dengan noda darah yang diduga benda yang dipakai untuk memukul kedua korban.

Kepolisian juga menemukan pisau dan karpet dengan bercak darah di sekitar lokasi penemuan kedua jenazah.

Dari hasil autopsi pula, diperkirakan Tuti Suhartini terlebih dahulu dibunuh oleh pelaku.

Tuti diperkirakan meninggal sekira pukul 01.00 WIB.

Sementara korban Amalia meninggal dunia pada pukul 05.00 WIB.

Kapolres Subang AKBP Sumarni mengatakan, korban Tuti diduga kuat dibunuh saat tengah tidur.

Hal ini lantaran ditemukan ada bercak darah di kamar korban dan tak ada tanda-tanda perlawanan dari ibu dua anak ini.

Berbeda dengan sang ibu, korban Amalia diduga melakukan perlawanan saat diserang oleh pelaku.

Selain itu, dari hasil penyelidikan, tidak ada tanda-tanda kerusakan di pintu rumah korban.

Dari fakta itulah, kepolisian menduga bahwa pelaku pembunuhan adalah orang dekat korban.

Kepolisian menyebut pelaku lebih dari satu orang.

Hal ini didapati dari temuan dua jejak kaki yang berbeda di TKP pembunuhan.

JASAD KORBAN DIMANDIKAN

Seusai dihabisi, pelaku diduga membersihkan jasad kedua korban.

Dari keterangan kepolisian, seusai dibunuh, pelaku menggeser jasad korban ke kamar mandi untuk dbersihkan.

Setelahnya, pelaku baru membawa jasad korban ke dalam bagasi mobil Alphard.

Tak hanya membersihkan jasad korban, seluruh TKP juga dibersihkan oleh pelaku.

Hal ini dilakukan jelas untuk membersihkan jejak pembunuhan yang dilakukannya.

Apalagi, pelaku punya banyak waktu untuk membersihkan jejak aksi kejinya itu.

KETERANGAN SAKSI

Sekitar satu jam sebelum jasad korban ditemukan, seorang saksi mangaku melihat mobil Alphard lokasi dua jasad disimpan, bergerak keluar dari rumah.

Saksi bernama Ajat melihat mobil Alphard tersebut mundur dan keluar dari rumah, kemudian diputarbalikkan di tanah kosong samping kediaman korban, sampai akhirnya kembali lagi ke rumah tersebut sekira pukul 06.00 WIB.

Seorang saksi lain, juga mengaku melihat seseorang mengendarai mobil Alphard tersebut.

Saksi berinisial S mengatakan, ia melintas di TKP pada 18 Agustus sekira pukul 06.30 WIB.

S yang menumpang angkot melihat sosok misterius memarkirkan mobil hitam milik korban Tuti.

(*)

 

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Nila
Video Production: Ardrianto SatrioUtomo
Sumber: Tribunnews.com

Video Populer