Kanal

Kisah Dokter Tim Persib saat Tangani Pemain Persiraja yang Pingsan Terkena Hantaman Keras Bola

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pemain dari Persiraja Banda Aceh, Ramadhan tak sadarkan diri atau pingsan saat bertanding dengan Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (24/11/2021).

Pasalnya ia terkena hantaman bola yang cukup keras dari tembakan Nick Kuipers.

Sejumlah tim medis turun tangan, termasuk dokter tim Persib.

Lantas bagaimana detik-detik sang dokter menangani?

Dikutip dari TribunJabar.id pada Jumat (26/11/2021), Dokter tim Persib, Rafi Ghani, menceritakan kejadian ini.

Saat itu, tim medis Persib yang terdiri dari Benidektus Adi Prianto sebagai fisioterapi dan Iyang Mulyana selaku ahli pijat spontan langsung membantu Ramadhan tak sadarkan diri.

Mereka bergerak cepat menangani pemain Persiraja.

Meski saat itu memang Persiraja sudah ada tim medis sendiri.

Namun saat kejadian, tim medis Persiraja tidak cukup tanggap dalam menangani Ramadhan.

Saat berada di dekat Ramadhan, ia langsung mengecek nadi.

Ternyata, detak nadi Ramadhan begitu cepat.

Bahkan jantungnya juga berdebar kencang.

Waktu itu, Ramadhan sudah mengalami penurunan kesadaran.

Baca: FOOTBALL TIME: Pembuktian Persib Bandung Vs Arema FC, Siapa Layak di Posisi Atas?

Ia lantas mencoba observasi dan bersiap melakukan resusitasi jantung dan paru menggunakan pompa khusus.

"Waktu itu kesadarannya mulai menurun. Setelah itu, saya coba observasi dan saya siap-siap melakukan resusitasi jantung-paru, pompa," ujarnya.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jantung berhenti.

"Takutnya kan jantungnya berhenti, jadi saya sudah bersiap melakukan resusitasi," ungkapnya.

Selanjutnya, Rafi mencoba memberikan rangsangan nyeri kepada pemain bernomor punggung 25 tersebut.

Hal ini lakukan agar kesadarannya bisa kembali.

Setelah kesadaran Ramadhan pulih, ua memberikan proteksi pada bagian lehernya.

Ramadhan lantas dievakuasi ke rumah sakit dengan mobil ambulans.

Langkah itu diperlukan untuk memastikan kondisi pada bagian organ perutnya.

Seperti diketahui, hantaman tersebut mengenai perut Ramadhan.

"Alhamdulillah dalam beberapa saat kesadarannya membaik. Setelah itu kami proteksi lehernya dan dilarikan ke rumah sakit untuk memastikan bagian organ perutnya tidak apa-apa karena kan benturan bolanya itu kena perutnya," tukasnya.

Rafi berujar secara SOP di Liga 1 wasit akan memanggil tim medis ketika ada pemain yang membutuhkan pertolongan.

Namun, dalam beberapa kasus, termasuk saat laga Persib melawan Persiraja, tim medis bisa langsung masuk ke lapangan tanpa instruksi wasit dan pelatih.

"Sebab itu sudah harus ditangani dengan cepat," katanya.

Diketahui, Ramadhan tergeletak dan tak sadarkan diri.

Rafi sempat khawatir ada pendarahan di rongga perut.

Namun setelah diobservasi ternyata tidak terjadi.

Menurutnya, salah satu penyebab Ramadhan tidak sadarkan diri karena bola mengenai ulu hati.

Di situ terdapat bagian pernapasan, paru-paru, dan diagframa.

"Mungkin ada trauma di bagian itu dan untuk beberapa saat pemain tidak bisa bernapas dan akhirnya kesadarannya menurun," imbuhnya.

(Tribun-Video.com/ TribunJabar.id)

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Cerita Dokter Tim Persib Ikut Tangani Pemain Persiraja yang Pingsan: Saya Spontan Lari ke Lapangan

# TRIBUNNEWS UPDATE # Persiraja # Persib # dokter # sepak bola # Banda Aceh # Liga 1 # Stadion Maguwoharjo

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Bima Maulana Rahmad Hidayat
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: Tribun Jabar

Video Populer