Kanal

Bahaya Pernikahan Dini dapat Ganggu Kesehatan Mental, dari Baby Blues hingga Postpartum Depression

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Banyak seseorang yang mendambakan sebuah pernikahan.

Berbicara soal pernikahan ni, di Indonesia praktik pernikahan dini sering terjadi.

Karena banyak faktor terjadinya pernikahan dini, satu diantaranya adalah faktor ekonomi.

Namun pernikahan dini akan berdampak buruk pada masalah sosial, fisik, serta psikologis.

Dikutip dari Tribun Health, pernikahan dini ini dapat merugikan kaum wanita.

Baca: Gangguan Kesehatan Mental Bisa dari Faktor Keturunan? Ini Kata Dokter Tan Shot Yen

Sebab akan mengalami gangguan psikologis seperti Baby blues, Postpartum depression, serta para wanita kehilangan hak-haknya.

Di mana wanita akan kehilangan hak mengikuti pendidikan dan mendapatkan pekerjaan.

Hal tersebut bisa menghambat proses perkembangan dan pertumbuhan sebagai seorang wanita yang berdaya.

Pernikahan dini akan berdampak ke hal-hal lainnya, seperti melakukan kekerasan kepada anaknya.

Baca: Dampak Buruk Ketika Makanan Menjadi Pelarian pada Gangguan Kesehatan Mental

Baca: Tips Menjaga Kesehatan Mental Pasien Covid-19 sesuai Saran Psikolog: Komunikasi dengan Keluarga

Karena mental saat pernikahan dini belum siap sehingga untuk mengasuh anak tidak sabar.

Apalagi juga tidak ada dukungan dari pasangan maupun pihak keluarga.

Lantaran banyak wanita yang dirugikan saat menjalankan pernikahan dini.

Maka dari itu Tribunners perlu memberikan edukasi yang tepat terhadap anak-anak.

Mulai dari edukasi seksual hingga kesehatan reproduksi serta mengarahkan anak pada hal-hal yang positif.

(Tribun-Video/ Husna)

Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Psikolog Ungkap Pernikahan Dini Memicu Gangguan seperti Baby Blues hingga Postpartum Depression

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Nima ChalidaHusna
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Video

Video Populer