Kanal

Detik-detik Ibu & Balita Tewas Tertimpa Rumah Roboh di Kalideres, Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang ibu (40) dan anaknya berusia 16 bulan tewas akibat tertimpa rumahnya yang ambruk di Jalan Satu Maret, Pegadungan, Kalideres , Jakarta Barat, Sabtu (23/10/2021) malam.

Saat itu, keduanya ditemukan tewas dalam kondisi berpelukan seperti ibu yang sedang menyusui.

Dikutip dari Kompas.com pada Minggu (24/10/2021), korban tewas adalah seorang perempuan bernama Ita dan putranya, Ardiansyah.

Baca: Rasakan Gempa 6,7 SR, Nenek 92 Tahun Lompat Selamatkan diri Sebelum Rumah Ambruk, Sempat Histeris

Seorang saksi mata bernama Dwi Cahyo menerangkan, rumah Ita ambruk sekitar pukul 21.30 WIB pada Sabtu kemarin.

Awalnya, Dwi mendengar suara keras yang dikira adalah kilatan petir.

Namun setelah diperiksa, suara keras itu muncul dari rumah yang berada tepat di sebelah kanan rumahnya.

"Kemarin (Sabtu) jam 21.30 WIB, saya kira ada kilatan petir. Pas saya keluar rumah, ternyata depannya rumah di kanan ini (rumah Ita) sudah berantakan," tukasnya.

Usai dievakuasi, jenazah Ita sempat dibawa dan diletakkan di halaman depan rumah warga yang berada sekitar 10 meter dari tempat kejadian perkara (TKP).

Di halaman depan rumah warga, petugas pemadam kebakaran juga sempat memompa jantung Ita secara manual dan diberikan oksigen.

Baca: Video Detik-detik Angin Puting Beliung Terjang Cimenyan Bandung, Rumah Ambruk Rata Tanah

Dwi berujar saat tubuhnya diletakkan di halaman depan rumah warga ia sempat melihat darah yang keluar dari lubang hidung Ita.

"Petugas damkar emang sempet mompa jantungnya, sama sempet juga dikasi oksigen. Oksigennya emang punya damkar sendiri," ujarnya, Minggu (24/10/2021).

Saat petugas damkar memompa jantung korban, denyutnya memang sudah tidak lagi ada.

Kemudian seorang dokter dari klinik terdekat memeriksa denyut nadi korban.

Hasilnya memang korban telah meninggal dunia.

"Dipanggil dokter, pas diperiksa dokter, emang meninggal," ujarnya.

Baca: Detik-detik Longsor Jalan Poros Palopo Toraja, Delapan Rumah Ambruk

Jenazah Ita lantas dibawa ke RSUD Kalideres , Jakarta Barat.

Sementara, anak korban, Ardiansyah masih sempat bernapas saat dievakuasi.

Ardiansyah dievakuasi terlebih dahulu sebelum petugas pemadam kebakaran mengevakuasi Ita.

Pasalnya, petugas merasa lebih mudah untuk mengevakuasi Ardiansyah dari pada Ita.

Ardiansyah langsung dilarikan ke RS Kali Deres menggunakan sebuah sepeda motor oleh petugas damkar.

Sesampainya di RS, warga sekitar langsung mendapat kabar bahwa Ardiansyah meninggal.

Baca: Anak SMA Asuh Adik dengan Kondisi Rumah Ambruk setelah Ditinggal Pergi Ayah dan Ibunya

"Pas anaknya (Ardiansyah) sampai di RS, sekitar 20-30 menit kemudian, dikabarin kalau dia meninggal ," terangnya.

Sementara itu, Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto memaparkan, pihaknya menerima laporan bangunan ambruk sekira pukul 21.44 WIB.

Warga meminta pertolongan ke pos pemadam kebakaran untuk mengevakuasi korban yang rumahnya ambruk tersebut.

Mulat menuturkan, sebanyak 30 personel diterjunkan beserta peralatan untuk proses evakuasi korban.

Para petugas tersebut merupakan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat.

Penyebab ambruknya rumah tersebut diduga karena konstruksi bangunan yang sudah lama.

Baca: Rumah Ambruk Akibat Gempa Sukabumi, Warga Lari Sambil Teriak Takbir

Sehingga tidak dapat menahan beban lagi.

Kini, Ita dan Ardiansyah dibawa ke tempat pemakaman di Jalan Madrasah, Ciomas, Kabupaten Bogor pada Minggu pagi. (Tribun-Video.com/ Kompas.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ibu dan Anak yang Ditemukan Berpelukan saat Rumah di Kalideres Ambruk Tewas

# TRIBUNNEWS UPDATE # roboh # Kalideres # berpelukan # ditemukan tewas # meninggal # rumah

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Bima Maulana Rahmad Hidayat
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com

Video Populer