Kanal

Janda di Trenggalek Mengaku Dihamili Oknum Polisi, Sempat Disuruh Menggugurkan Kandungannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang perempuan asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur melaporkan anggota Polres setempat berinisial Bripka ABS ke Propam Polda Jawa Timur.

Perempuan berinisial AT itu mengaku dihamili oleh anggota Satlantas Polres Trenggalek tersebut.

Padahal, Bripka ABS adalah anggota polisi yang sudah berkeluarga.

Dikutip dari Kompas.com, korban AT diketahui adalah seorang janda.

Mendiang suaminya merupakan mantan anggota Polres Trenggalek.

AT mengaku mengenal ABS sejak tahun 2020 pasca suaminya meninggal.

Sejak saling kenal, keduanya semakin dekat hingga menjalin hubungan khusus.

AT menceritakan dirinya selalu didatangi oleh ABS meskipun tengah bertugas di malam hari.

"Dia selalu datang ke rumah saya. Bahkan saat bertugas malam dia selalu berada di rumah saya," katanya dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/10/2021).

Seiring berjalannya waktu, AT pun mengaku bahwa dirinya ternyata sudah hamil.

Baca: Belum Genap 7 Bulan Usia Kehamilan, Lesti Kejora Diajak Honeymoon Rizky Billar ke Turki

Kabar kehamilan itu lalu disampaikan kepada Bripka ABS.

Namun, ABS malah menyuruh AT untuk menggugurkan kandungannya lantaran ia sudah memiki istri sah.

"Dia minta saya menggugurkan kandungan karena dia sudah memiliki istri sah, tapi saya menolak," terang AT.

AT dengan tegas menolak permintaan ABS untuk menggugurkan kandungannya.

Sejak saat itu, ABS tidak bisa dihubungi dan tak pernah datang lagi ke rumahnya .

Akhirnya, AT memutuskan untuk melaporkan ABS ke Polres Trenggalek.

AT dan ABS sempat dimediasi oleh Polres Trenggalek.

ABS diminta menandatangani surat perjanjian yang isinya bersedia bertanggungjawab dengan menikahi AT dan bersedia dipecat dari kepolisian apabila ingkar janji.

"ABS diminta menandatangani surat perjanjian yang isinya bersedia bertanggungjawab dengan menikahi saya, dan bersedia dipecat dari kepolisian jika ingkar janji," kata AT.

Bripka ABS pun menyetujui perjanjian itu dan akan menikahi AT secara siri, namun nyatanya ia masih belum mau menepati janjinya.

"Dalam surat pernyataan itu, dia (ABS) menyatakan mau bertanggung jawab menikahi siri saya dan sudah membuat surat pernyataan dan berani dipecat dari kedinasan jika dia ingkar janji," tegasnya.

AT kemudian melapor lagi ke Polres Trenggalek, namun tidak ada tindak lanjut.

Hingga akhirnya ia membawa kasus tersebut ke Polda Jawa Timur pada 4 Oktober lalu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko menyatakan, laporan itu telah diterima dan akan didalami terlebih dahulu.

Pihaknya juga akan melakukan pengecekan di Polres Trenggalek terkait hal tersebut.

"Nanti akan didalami lebih dulu ya. Nanti saya akan cek juga ke Polres Trenggalek," kata Gatot.(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mengaku Dihamili Polisi, Warga Trenggalek Lapor Ke Propam Polda Jatim

# HOT TOPIC # oknum polisi  # Trenggalek # janda

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad Eka Putra
Sumber: Kompas.com

Video Populer