Kanal

Nakes Korban KKB di Distrik Kiwirok Mengaku Trauma, Minta Dipulangkan ke Kampung Halaman

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah tenaga kesehatan korban kekerasan KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua meminta dipulangkan ke kampung halaman.

Mereka mengaku trauma dan rindu dengan keluarga setelah hampir satu bulan di Kota Jayapura menunggu kepastian pulang kampung.

Hingga kini mereka masih menanti bantuan Pemkab Pegunungan Bintang dan pihak terkait membantu kepulangan mereka ke daerah asal.

Dikutip dari Tribun-Papua.com pada Rabu (20/10/2021) nakes korban kekerasan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua mengungkapkan kegelisahannya.

Para nakes yang berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Tanah Toraja, Sulawesi Selatan itu, meminta dipulangkan ke kampung halaman.

Hal ini diungkapkan oleh seorang nakes korban KKB, Moa dan Ama, di kantor Komnas HAM Papua di Jayapura.

Diungkapkannya, mereka sudah hampir satu bulan di Kota Jayapura dalam perlindungan Komnas HAM menunggu kepastian bantuan ke kampung halaman.

Mereka merindukan keluarga untuk mengurangi trauma mereka setelah kejadian penyerangan KKB Papua beberapa waktu lalu.

Moa mengungkapkan, sejumlah nakes yang selamat dari kekerasan KKB itu masih menanti bantuan pemerintah agar membantu memulangkan mereka ke kampung halaman.

"Kami sudah hampir satu bulan di kota Jayapura dalam perlindungan Komnas HAM menunggu kepastian bantuan pulang ke kampung halaman, ingin bertemu dengan sanak keluarga serta untuk mengurangi trauma," ungkap Moa dan Ama pada Senin (18/10/2021)

Kasubag Sub Pelayanan Pengaduan Masyarakat Komnas HAM Papua Melchior S.Weruin mengatakan, kurang lebih satu bulan sudah Komnas HAM perwakilan Papua terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para nakes korban kekerasan KKB di Kiwirok.

Baca: Tak Tahu Korban Kecelakaan adalah Bos Indomaret yang Jadi Customernya, Sales Mobil Hyundai Syok

Baca: Tak Ada Angin dan Hujan, Atap Serambi Masjid Besar Nguter Sukoharjo Ambruk, Baru Lima Tahun Dibangun

Diakui Melchior, sembilan nakes korban selamat dari KKB tersebut masih berada di Jayapura untuk menanti bantuan Pemkab Pegunungan Bintang dan pihak terkait membantu kepulangan mereka ke daerah asal.

"Komnas HAM perwakilan Papua sudah menghubungi pihak Pemkab Pegunungan Bintang dan lembaga LPSK untuk membantu memfasilitasi kepulangan nakes," ujar Melchior.

Sembilan nakes yang masih mendapat pendampingan Komnas HAM Papua itu diketahui tiga orang berasal dari NTT, tiga orang Tanah Toraja, satu orang dari Pulau Jawa, satu orang dari Arso dan satu orang di Putali, Kabupaten Jayapura.

Sebelumnya diberitakan terjadi penyerangan oleh KKB di Distrik Kiwirok, Papua hingga menewaskan anggota TNI, Brimob, dan juga nakes pada September lalu.

KKB juga sempat membakar sejumlah fasilitas umum yang ada di Distrik Kiwirok mulai dari sekolah, bank, hingga puskesmas.(tribun-video.com/tribun-papua.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Curhat Nakes Korban KKB di Papua: Kami Ingin Bertemu Keluarga dan Mengurangi Trauma


Editor: Dimas HayyuAsa
Reporter: sara dita
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: Tribun Papua

Video Populer