Kanal

Warga Sragen Beli Uang Palsu Melalui Online, Terancam 10 Tahun Penjara dan Denda Rp10 Miliar

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria berinisial S (38), warga Desa Taraman, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen kedapatan menyimpan uang palsu senilai Rp9.950.000.

Uang tersebut berupa pecahan lembaran Rp50.000 dan Rp100.000, yang disimpan dalam sebuah koper berwarna hitam.

Uang tersebut, ditemukan disebuah rumah kontrakan di Kecamatan Masaran, pada Sabtu (14/8/2021) lalu.

Pelaku sebelumnya telah dibekuk polisi, saat tengah menginap di sebuah hotel di Kabupaten Sragen, sepekan setelah penemuan uang palsu tersebut.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan tersangka S mendapatkan uang palsu tersebut dengan membelinya secara online.

"Uang palsu didapatkannya dengan membeli secara online, dari seseorang yang mengaku berinisial I, namun hal itu masih kita dalami," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Kamis (23/9/2021).

Baca: Diciduk seusai Dilaporkan Maling Motor, 2 Pemuda di Samarinda Ternyata Juga Pengedar Uang Palsu

AKBP Yuswanto Ardi menambahkan tersangka S membeli uang palsu senilai Rp 10.000.000 dengan membayar dengan menggunakan uang asli senilai Rp1.000.000.

Untuk sementara, uang palsu tersebut belum sempat diedarkan, yang masih dijadikan koleksi.Secara kasat mata, bisa diketahui uang yang dimiliki S palsu, karena dicetak dengan kualitas yang sangat buruk.

"Selain itu, uang ini permukaannya juga halus, dan apabila dimasukkan kedalam air akan mudah rusak, sedangkan uang asli lebih tahan terhadap air," jelasnya.

Ardi mengimbau kepada masyarakat, untuk lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu.

Baca: Korban Kecelakaan di Masaran Sragen yang Menewaskan Suami-Istri, Dimakamkan Satu Liang Lahat

"Apalagi ditengah pandemi ini, kita harapkan masyarakat untuk lebih waspada, dan kami dari Polres Sragen akan mengusut peredaran uang palsu ini, karena memang sangat meresahkan," imbaunya.

Atas perbuatannya, S dijerat pasal 36 ayat (2) UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang mata uang."Tersangka S terancam hukuman pidana mak

simal 10 tahun, dan denda paling banyak Rp10 miliar," ucapnya mengakhiri. (*)


Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Beli Uang Palsu Melalui Online, Warga Sragen Terancam 10 Tahun Penjara

# Sragen # uang palsu

 
Editor: Danang Risdinato
Video Production: Arief Miftakhul Firdaus
Sumber: TribunSolo.com

Video Populer