Kanal

Dikira Sudah Meninggal karena Jarang Bergaul, Pelaku Ternyata Masih Hidup & Habisi Nyawa Adik Ipar

TRIBUN-VIDEO.COM - Aksi pembunuhan yang dilakukan oleh seorang pengasah pisau jagal kepada sang adik ipar terjadi di Lingkungan Gubuk Mamben, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram pada Selasa (21/9) dini hari.

Kelurga korban disebut sempat mengira pelaku telah meninggal dunia.

Hal itu lantaran pelaku tak pernah bergaul ataupun datang ke rumah korban.

Baca: Kasus Kakak Bunuh Adik Kandung, Warga Lihat Pelaku Tenteng Cangkul Penuh Darah: Anak-anak Lari

Dilansir Kompas.com, Keluarga korban, Aminah (54), memberikan keterangan.

Sang pelaku yang diketahui bernama Husnan (45) disebut telah menusuk Fitrah (44) secara membabi buta.

Pasalnya, korban menerima 15 tusukan dari aksi yang dilakukan pelaku.

Sempat dikira meninggal dunia, Husnan ternyata masih hidup dan menghabisi nyawa Fitrah.

"Saya malah kira pembunuh saudara saya ini sudah lama mati karena dia tidak pernah kelihatan. Tahu-tahunya dia masih hidup dan bunuh iparnya sendiri dengan kejam," kata Aminah.

Baca: Kepala Dusun dan Istri Dibunuh Adik dan Keponakannya, Pelaku: Kami Dianggap Sudah Seperti Binatang

Husnan diceritakan memang tinggal seorang diri dan belum menikah.

Selain itu, ia bekerja sebagai tukang pengasah pisau jagal.

"Dia itu tukang asah pisau jagal yang tajam untuk potong sapi, belum menikah sampai sekarang, mosot (bujang lapuk)," tuturnya.

Aminah pun tak menyangka Husnan tega membunuh sang adik ipar.

Baca: Kakak yang Dibunuh Adik dan Dikubur di Lantai Ternyata Korban Kedua, Mayat Lainnya Disimpan di Bogor

Bahkan Fitrah diketahui memiliki 15 bekas tusukan akibat aksi Husnan.

Kini keluarga korban hanya berdoa dan berharap pelaku pembunuhan mendapatkan hukuman yang setimpal. (*)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Saya Kira Pembunuh Saudara Saya Ini Sudah Mati, Tahu-tahunya Masih Hidup..."

# HOT TOPIC # meninggal # pembunuhan # pisau # jagal # Mataram

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Mufti Rosyidatul Fauziah
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Kompas.com

Video Populer