Kanal

Setelah Kantor LBH di Yogyakarta Dilempar Bom Molotov, Kini Mobil Ketua LBH Langsa Dibakar

TRIBUN-VIDEO.COM - Teror bom molotov terjadi di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta pada Sabtu (18/9/2021) hingga bagian depan kantor tampak gosong.

Sebelum muncul teror bom molotov, sempat ada sejumlah ancaman.

Kini setelah teror di Yogyakarta, teror kembali muncul dan mengarah ke Ketua LBH di Kota Langsa, Aceh.

Ketua Yayasan Advokasi Rakyat (Yara), Abdul Muthalib mendapatkan teror yang dilakukan oleh dua orang tak dikenal.

Mobil miliknya dibakar hingga habis meski sudah berusaha dipadamkan.

Aksi dua pelaku terekam kamera pengawas yang ada di sekitar lokasi.

Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak datang berjalan kaki, lalu memasang kayu yang sudah dibalut dengan kain dan dilumuri bensin.

Setelah itu kain itu disulut api dan diletakkan di bawah mobil.

Kejadian itu langsung dilaporkan ke Mapolres Langsa, Aceh.

Muthalib menjelaskan, tidak mengetahui motif dua pelaku lantaran merasa tak melakukan kesalahan pada siapapun.

“Saya tidak merasa bermasalah dengan siapa pun. Jadi saya tidak tahu apa motifnya. Saya minta, polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap motifnya,” katanya.

Dikutip dari Kompas.com, Selasa (21/9/2021), sebelumnya teror juga terjadi di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta.

Namun aksi itu tak terekam kamera pengawas lantaran dua kamera yang dipasang sudah lama tak berfungsi.

Kanit Reskrim Polsek Kotagede Iptu Mardiyanto mengatakan dugaan pelemparan molotov tersebut dilakukan saat kantor sepi.

Hingga kini kasus pelemparan bom itu masih diselidiki oleh pihak kepolisian.

Begitu juga dengan teror pembakaran mobil yang terjadi di LBH Kota Langsa, Aceh.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Teror Bom Molotov di Kantor LBH Yogyakarta, 2 CCTV Rusak, Tetangga Tak Dengar Suara Keributan"

# Teror # bom molotov # Yogyakarta # TRIBUNNEWS UPDATE # Langsa

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas.com

Video Populer