Kanal

Selama 1 Jam, Irjen Napoleon Aniaya hingga Lumuri Muhammad Kece dengan Kotoran Manusia di Rutan

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus Muhammad Kece dianiaya Irjen Pol Napoleon Bonaparte terus bergulir.

Selain melakukan pemukulan terhadap Muhammad Kece, pelaku Napoleon juga melumpuri kotoran manusia yang sudah dimasukkan ke dalam plastik.

Menurut rekaman CCTV, penyelinapan hingga penganiayaan itu dilakukan Napoleon selama satu jam.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian mengungkapkan detik-detik penganiayaan yang dilakukan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kasman alias Muhammad Kece.

Andi menuturkan, peristiwa penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim Polri itu berawal ketika empat narapidana atau napi termasuk Irjen Napoleon memasuki sel yang dihuni oleh Muhammad Kece.

"Secara umum, diawali masuknya NB bersama tiga napi (tahanan) lainnya ke dalam kamar (sel) korban MK sekitar pukul 00.30 WIB," kata Andi dikutip dari Antara, Selasa (20/9/2021).

Setelah berhasil masuk ke dalam sel korban, Irjen Napoleon meminta seorang tahanan mengambil plastik putih yang ada di sel Napoleon.

Dilansir Kompas.tv, plastik itu diketahui berisi kotoran manusia.

Selanjutnya, Irjen Napoleon melumuri Kece dengan kotoran manusia yang sudah disiapkan tersebut.

"Oleh NB, korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya," ujar Andi.

Tak berhenti sampai di situ, aksi Irjen Napoleon Bonaparte kemudian berlanjut dengan menganiaya korban Muhammad Kece.

"Setelah itu, berlanjut pemukulan atau penganiayaan terhadap korban MK oleh NB," ucap Andi.

Berdasarkan pemeriksaan CCTV, peristiwa penganiayaan oleh Irjen Napoleon terhadap Muhammad Kece berlangsung delama satu jam.

Dimulai pukul 00.30 WIB hingga pukul 01.30 WIB.

Setelah menganiaya korban, Napoleon dan tiga tahanan lainnya meninggalkan sel Muhammad Kece.

Diketahui, Napoleon dapat masuk ke kamar Kece lantaran, gembok sel yang ditempati oleh tersangka penistaan agama tersebut ditukar dengan gembok milik tahanan lainnya.

Pertukaran gembok dengan tahanan berinisial H yang dilakukan atas perintah dari Napoleon Bonaparte.

"Gembok standar untuk sel korban diganti dengan gembok milik 'Ketua RT' atas permintaan NB. Makanya mereka bisa mengakses," kata Andi.

Adapun hingga kini, penyidik sudah memeriksa tujuh orang sebagai saksi.

Mereka adalah petugas jaga rutan dan tahanan.(Tribun-Video.com/ KompasTV)

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Detik-Detik Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri, Berlangsung Selama 1 Jam

# Muhammad Kece # Irjen Pol Napoleon Bonaparte # TRIBUNNEWS UPDATE # Bareskrim Polri

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Benedikta SwastiRenaningtyas
Sumber: Kompas TV

Video Populer