Kanal

Dituding Punya Kunci Rumah Korban Pembunuhan di Subang, Danu Beberkan soal Keanehan Jaket Yosef

TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah saksi terkait pembunuhan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Subang, Jawa Barat telah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Subang.

Termasuk seorang saksi bernama Muhammad Ramdanu alias Danu yang merupakan keponakan Tuti.

Danu mengaku diperiksa oleh penyidik soal keberadaan jaket milik suami Tuti, Yosef.

Dikutip dari tayangan KompasTV, Senin (20/9), Danu mengaku dirinya total sudah tujuh hingga delapan kali diperiksa oleh penyidik terkait dengan pembunuhan yang menimpa ibu dan anak ini.

Pemuda 21 tahun itu mengungkapkan, dirinya bahkan sampai menginap di kantor polisi selama tiga hari.

Dalam pemeriksaan itu, Danu menuturkan, penyidik menanyainya perihal jaket yang dipakai suami Tuti, Yosef saat kejadian.

Danu menceritakan, saat kejadian penemuan jasad Tuti dan Amel, dirinya melihat Yosef memakai jaket.

Namun saat Danu melihat kembali Yosef di lokasi kejadian, pria tersebut sudah tidak memakai jaket.

Baca: Kasus Subang Jadi Sorotan, Begini Tanggapan Ahli Mikro Ekspresi saat Datangi Rumah Keluarga Korban

"Kan posisinya emang posisi yang pertama dateng ke TKP yang pagi-pagi saat Pak Yosef ke rumah," ujar Danu.

"Pak Yosef waktu itu kan emang pake jaket waktu pas 18 pagi (18 Agustus), pake jaket. Terus keduanya pas kesana udah ngga pakai jaket."

"Udah itu doang keterangannya," lanjut Danu.

Danu sendiri sebelumnya disebut kerap mendatangi rumah Tuti, bahkan dituding memiliki kunci rumah korban.

Terkait dengan tudingan tersebut, Danu pun membantahnya.

Dikutip dari TribunJabar, Danu menjelaskan, kedatangannya ke rumah Tuti hanya ketika dirinya dipanggil saja.

Terkait dengan kunci yang ia pegang, Danu mengaku kunci tersebut adalah kunci SMK.

Danu pun berharap agar kasus ini segera terungkap agar tak ada lagi tudingan-tudingan yang mengarah pada dirinya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di YouTube KOMPASTV dengan judul Diperiksa jadi Saksi, Danu Ngaku Hingga Nginap 3 Hari di Polres Subang

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: bagus gema praditiya sukirman
Sumber: Kompas TV

Video Populer