Kanal

Sopir yang Diperas Oknum Dishub DKI Mengaku Diteror agar Cabut Laporan setelah Uang Dikembalikan

TRIBUN-VIDEO.COM - Sopir bus bernama Eko Saputro mengatakan, oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang memerasnya datang ke pul bus untuk mengembalikan uang Rp500 ribu miliknya.

Setelah uangnya dikembalikan Eko mengaku diteror hingga didesak untuk mencabut laporannya.

Namun Eko menegaskan bukan dirinya yang membuat laporan.

Kasus pemerasan tersebut pertama kali dibongkar oleh Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan.

Dia melaporkan kasus itu kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Dishub DKI kemudian memeriksa kedua petugasnya.

Hasilnya, kedua orang itu dinyatakan terbukti memeras sopir.

Dilansir Kompas.com, mereka dikenai sanksi pemotongan tunjangan dan penundaan kenaikan pangkat.

Sopir bus mengaku, kasus ini berawal ketika dirinya sedang mengantar warga Kampung Penas di Jakarta Timur ke Sentra Vaksin di Sheraton Media Hotel di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Dia kemudiaan diberhentikan oleh dua oknum Dishub.

Baca: 2 Oknum Dishub DKI Peras Sopir Bus yang Mengangkut Peserta Vaksinasi Tak Dipecat, Ini Alasannya

"Saat itu kami jalan menuju Hotel Sheraton dari Penas, tiba-tiba di depan ITC Cempaka Mas (Jakarta Pusat) distop oleh petugas dishub, ada dua orang," kata Eko.

Saat itu, Eko menjelaskan kepada dua petugas itu bahwa tujuannya adalah mengantar warga untuk mengikuti vaksinasi.

Setelah memberikan daftar penumpang yang akan divaksinasi, Eko diminta menyerahkan surat-surat kendaraannya.

Singkat cerita, kedua petugas memaksa dan sopir memberikan uang Rp500 ribu kemudian pergi meninggalkan rombongan.

Setelah kasus ini dalam penyelidikan pihak kepolisian, Eko mengaku didatangi oknum petugas Dishub.

Eko didesak untuk mencabut laporannya.

Selain mendesak, Eko agar mencabut laporan, dua petugas Dishub juga mendatangi Eko untuk mengembalikan hasil uang pemerasan.

Eko juga mengaku diteror melalui telepon agar dapat mencabut laporannya dan memintanya untuk datang ke kantor Dishub.

"Kemarin hari Jumat ada telepon lagi, katanya saya diminta datang di kantor Dishub untuk memberi keterangan. Saya bilang, saya harus lapor dulu ke pimpinan saya," kata Eko.(Tribun-Video.com/ Kompas)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengakuan Sopir yang Diperas Petugas Dishub DKI, Uang Dikembalikan lalu Diteror agar Cabut Laporan

 # TRIBUNNEWS UPDATE  # Dinas Perhubungan # pemerasan

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: Aditya Hellen
Sumber: Kompas.com

Video Populer