Kanal

Kisah 2 Siswa Sulbar Gagal Jadi Paskibraka Gara-gara Dinyatakan Positif Covid-19 sebelum Berangkat

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebanyak dua siswa asal Sulawesi Barat yang terpilih menjadi Paskibraka nasional gagal berangkat ke Jakarta.

Hal ini dikarenakan dua siswa tersebut dinyatakan positif Covid-19 jelang keberangkatannya.

Atas hal ini, pihak keluarga menyatakan rasa kecewa dan meminta pertanggung jawaban pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar.

Baca: Calon Paskibra Gagal ke Jakarta, Keluarga Menduga Putrinya Dicovidkan karena Temukan Kejanggalan

Dilansir oleh TribunSulbar.com, Kamis (28/7), dua siswa yang sedianya menjadi Paskibraka nasional tersebut adalah Christina, siswi asal SMA Negeri 1 Mamasa dan Arya Maulana Mulya dari SMA Negeri 2 Majene .

Christina dan Arya sama-sama dinyatakan positif Covid-19 dalam tes PCR yang dilakukan pada Jumat (23/7).

Hasil tersebut keluar, selang beberapa jam sebelum keberangkatan ke Jakarta.

Keduanya lantas menjalani isolasi mandiri terkait kondisinya tersebut.

Kemudian Christina menjalani tes ulang pada Senin (26/7), lalu keesokan harinya hasil swab keluar dan ia dinyatakan negatif.

Namun lantaran pada tes pertama ia dinyatakan positif, maka Christina pun gagal berangkat ke Jakarta.

Terkait hal ini, pihak keluarga Christina menyesalkan dengan keputusan tersebut.

Paman Christina, Daniel menyatakan, pihak keluarga merasa ada kejanggalan dalam proses ini.

Baca: Christina Gagal Melenggang ke Jakarta untuk Jadi Paskibraka, Pihak Keluarga Ungkap 2 Kejanggalan

Keluarga juga mengaku tidak mendapat kejelasan dari pihak Dispora Sulbar.

"Tidak ada kejelasan, karena itu kami akan menuntut sampai ada titik terang," kata Daniel.

Hal senada juga disampaikan oleh kakek Christina, Welem Benyamin.

Welem menilai, pihak Dispora Sulbar terkesan lepas tangungg jawab terkait hal ini.

"Kami merasa prihatin atas kondisi yang menimpa Cristina. Sepertinya tidak kepedulian sama sekali," ungkap Welem sembari meneteskan air mata.

Baik Arya maupun Christina mengaku tidak merasakan gejala apapun seusai dinyatakan positif Covid-19.

Christina mengatakan, dirinya merasa kecewa kehilangan kesempatan untuk tampil di Istana Negara.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku tidak mendapat layanan medis termasuk pemberian vitamin saat menjalani isoman.

Baca: Diduga Dicovidkan, Calon Paskibraka Gagal Berangkat ke Jakarta, Hasil Tes PCR Mandiri Berbeda

Posisi Christina kemudian digantikan oleh Anggi F Tamutuan, yang merupakan rekan satu sekolahnya.

Sedangkan Arya, digantikan oleh Andi Muhammad Juandi yang berasal dari SMA Negeri 3 Polewali Mandar.

Menanggapi polemik ini, Kepala Dispora Sulbar, Hamzih menyatakan bahwa gagalnya kedua siswa tersebut menjadi Paskibraka murni karena positif Covid-19, bukan karena unsur lainnya. (TribunVideo.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunSulbar.com dengan judul Hasil Swab PCR Negatif, Keluarga Cristina Minta Pertanggungjawaban Dispora Sulbar

# Paskibraka # Covid-19 # Sulbar # Majene # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Enggar Tiasto
Sumber: Tribunnews.com

Video Populer