Kanal

Viral Video RS di Labuhanbatu Selatan Dituduh Beri Infus Kadaluarsa ke Balita, Keluarga Tak Terima

TRIBUN-VIDEO.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara dilaporkan ke polisi.

Pasalnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Pinang diduga memberi cairan infus kedaluwarsa kepada pasien yang masih berusia balita.

Video yang merekam kejadian di rumah sakit milik Pemkab Labusel itu bahkan viral di media sosial .

Kejadian itu diketahui terjadi pada Selasa, 27 Juli lalu.

Baca: Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Emosi Sesaat, Dengar Anak Menangis saat Infus Dicopot

Di dalam video yang viral di media sosial tersebut, terlihat seorang anak perempuan berinisial A (5) sedang terbaring di tempat tidur pasien bewarna biru.

Pergelangan tangan kiri diperban untuk saluran infus.

Terdengar juga suara ibu balita A yang merekam video.

"Kalian kasih yang kadaluarsa ke anakku. Yang berjaga semalam siapa? laki-laki itu?" katanya kepada perawat tersebut.

Dia memprotes kepada perawat yang tengah mengganti botol infus karena anaknya diberi cairan infus yang sudah lewat masa berlakunya alias kedaluwarsa.

Dikutip dari Kompas.com, pada botol infus tertulis, masa berlaku infus itu pada Mei 2021.

Orangtua yang keberatan dengan penanganan rumah sakit protes kepada perawat.

“Keluarga tak terima. Infus itu kedaluwarsa sudah dua bulan,” kata paman pasien, Adam Tarigan melalui sambungan telepon, Kamis (29/7/2021).

Di laman facebook bernama Ikhwanul Ihsan Siregar, diceritakan bahwa awalnya anak tersebut dirujuk ke RSUD Kota Pinang oleh dokter spesialis di Rantau Parapat.

Baca: Meninggal setelah Ditolak RS, Jenazah Diangkut Motor Roda Tiga, Pihak RS Beri Penjelasan

"Sesampainya, ia diobservasi sembari menunggu tes Swab di RSUP Kota Pinang. Kejam, cairan infusnya kadaluarsa disuntikkan ke tubuhnya," tulisnya di laman FB.

"Diharapkan buat pihak yang berwajib dan pihak berwenang agar diusut tuntas. Satu oknum RSUD diperiksa oleh hukum dan semoga berlanjut terkuak lah semua," lanjutnya menggerutu di FB.

Sementara paman pasien, Adam Tarigan menyebut balita A sendiri masuk ke rumah sakit itu dengan diagnosa demam berdarah dengue.

Dia dirujuk ke rumah sakit setelah sebelumnya diperiksa oleh dokter spesialis di Rantauprapat.

Senin (26/7/2021) malam, bocah berusia lima tahun itu masuk rumah sakit.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan diobservasi, A kemudian ditempatkan di salah satu ruangan.

Perawat kemudian memberinya infus.

Mulanya, keluarga tidak terlalu memperhatikan detil botol infus yang diberikan.

Barulah pada Selasa pagi, saat ibu pasien hendak mengganti popok A, dia melihat tulisan pada botol itu.

“Ternyata sudah kedaluwarsa. Terus perawat dipanggil. Ditanya kenapa ini,” ungkap Adam.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari keluarga, saat itu sang perawat berdalih bahwa stock habis terpaksa menggunakan stok yang masih ada di gudang.

Baca: Viral Video Tentukan Pemenang Bola Sepak, Bocah di Duren Sawit Baku Hantam Duel Satu Lawan Satu

Setelah mendapat teguran perawat tersebut mengganti infus dengan yang baru.

“Anehnya, pas sudah ditegur ibunya, perawat ganti botol infus pakai yang baru. Ternyata ada yang belum kedaluwarsa,” ungkapnya.

Tak terima dengan pelayanan rumah sakit yang dinilai merugikan dan membahayakan keselamatan anak itu, pihak keluarga melapor ke polisi.

“Kami melapor bukan hanya karena tak terima, tetapi agar rumah sakit juga bisa memperbaiki pelayanan mereka,” pungkas Adam. (Tribun-video.com/ Kompas)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

# TRIBUNNEWS UPDATE # Viral Video # Labuhanbatu # infus # balita # viral di media sosial

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Rena Laila Wuri
Video Production: Enggar Tiasto
Sumber: Kompas.com

Video Populer