Kanal

Sang Putri Didiagnosa Leukemia, Denada Bersyukur Kemoterapi Telah Selesai tapi Tetap Dipantau

TRIBUN-VIDEO.COM - Denada bersyukur kemoterapi penyakit leukemia sang putri, Aisha Aurum telah selesai.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di YouTube Trans TV Official, Selasa (27/7/2021).

Diketahui putri semata wayang Denada didiagnosa Leukemia oleh dokter di tahun 2018, lalu.

Lantas sang penyanyi memboyong Aisha ke rumah sakit di Singapura untuk menjalani pengobatan.

Di usianya yang masih belia, putri Denada harus melakukan kemoterapi untuk melawan kanker darah.

Setelah menjalani pengobatan selama beberapa tahun terakhir, ia mengungkapkan kemoterapi telah selesai.

Sang penyanyi pun bersyukur dan berharap agar penyakit Aisha tak lagi kembali.

"Amit-amit naudzubillah min dzaalik jangan sampai," ungkap Denada.

"Karena untuk kemoterapinya itu Alhamdulillah sudah selesai dan kita bersyukur sekali untuk itu," lanjutnya.

Meski begitu, Denada menerangkan masih harus memantau kondisi kesehatan Aisha.

"Sekarang memang yang harus kita lakukan tetap menjaga, monitor, melakukan semua yang kita mampu."

"Dan yang pasti doa supaya Aisha betul-betul diberikan terus kesehatan," tandas Denada.

Dalam kesempatan itu, Denada juga buka suara soal kondisi sang putri yang sempat menurun.

Ia mengaku kaget dan tak menyangka Aisha sempat demam hingga harus dirawat di rumah sakit.

Padahal selama ini kesehatan putrinya terbilang sudah membaik.

"Jadi ya itu nggak disangka-sangka banget sih, aku juga kaget."

"Setelah sekian lama dia cukup baik kondisinya, terus tiba-tiba kemarin itu dia demam tinggi," kata Denada.

Mengingat riwayat penyakit Aisha yakni Leukemia, Denada was-was dengan kondisi sang putri.

Lantas ia langsung membawa putrinya ke layanan darurat di Singapura saat di akhir pekan.

"Mungkin karena sejarah medisnya dia, diagnosanya di tahun 2018 yaitu Leukimia," terang Denada.

"Walaupun itu sudah lama tapi setiap kali ada apapun kita tetap harus aware."

"Aku bawa ke emergency, akhirnya dokter memutuskan di-opname aja untuk diobservasi," tambahnya.

Denada kala itu berdoa agar kondisi sang putri terus sehat dan menjadi pejuang kanker.

"Kita nggak ada yang tahu dan itu berusaha untuk dicari banget sama dokter."

"Kita tentunya berharap kondisinya semakin membaik, selalu sehat, bisa menjadi cancer survivor," tuturnya.

Kemudian, saat di rumah sakit dokter mencari tahu penyebab kondisi Aisha kembali menurun.

Beberapa kali putri Denada harus menjalani pemeriksaan untuk bisa diketahui.

Selama dirawat, gadis kecil berusia 8 tahun itu diberikan sederet obat dan vitamin.

Bahkan dalam satu hari, ia bisa bertemu dengan dokter yang berbeda untuk dilakukan pengamatan.

"Semua dicari, diXray, ada bakteri atau apakah jadi semua sudah dilakukan."

"Memang beberapa hari setelah ngikutin obat dikasih ini itu, dirawat, diobservasi sama dokter," jelas Denada.

Hingga akhirnya, Denada bersyukur kondisi kesehatan Aisha terus membaik.

Sampai sang putri diperbolehkan untuk pulang ke rumah meski harus dipantau oleh dokter.

Selain itu, ia harus menjalani pemeriksaan berkala soal kondisi kesehatannya.

"Alhamdulillah Aisha demamnya turun dan dia semakin pulih, akhirnya dokter bilang boleh pulang."

"Tapi harus monitor di rumah dan kita harus berkala check up di klinik," imbuhnya.

(Tribunnews.com/Febia Rosada)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sang Putri Didiagnosa Leukemia, Denada Bersyukur Kemoterapi Telah Selesai tapi Tetap Dipantau

# Denada # Aisha Aurum # kemoterapi

Editor: Alfin Wahyu Yulianto
Video Production: Khaira Nova Hanugrahayu
Sumber: Tribunnews.com

Video Populer