Kanal

Fakta-Fakta Buruh Migran Indonesia di Arab Saudi, 11 Tahun Tak Digaji dan Tak Bisa Pulang

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Handhika Rahman

TRIBUN-VIDEO.COM - Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW asal Indramayu, tepatnya daro Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat kini tertahan di Arab Saudi.

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, pihaknya akan mendesak dengan membuat surat pengaduan ke KBRI Riyadh.

Juwarih menyampaikan, Yati Kusniyawati berangkat ke Arab Saudi pada Desember 2009.

Pasalnya, selama 12 tahun bekerja di negara Timur Tengah tersebut, gajinya selama 11 tahun belum dibayarkan majikan.

Berikut fakta-faktanya yang berhasil dihimpun :

1. Kisahnya viral di media sosial

Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Juwarih mengatakan, nasib yang dialami Yati Kusniyawati ini pun viral di media sosial.

Salah satunya yang diposting akun Facebook Asrya dan sudah dibagikan lebih dari 16 ribu kali.

Dalam keterangannya, ia memohon bantuan agar kasus yang menimpa Yati Kusniyawati bisa secepatnya diselesaikan.

Baca: Rumah Mewah Milik TKW di Ponorogo Dibongkar, Istri Tiba-tiba Minta Cerai Sepulang dari Hongkong

Selain tidak digaji, Yati Kusniyawati diketahui juga tidak diperbolehkan pulang ke Indonesia.

"Dia bekerja d hail saudi arabia berangkat bulan desember 2009 hampir 12tahun sama majikannya tidak d gaji tidak d bolehkan pulang ke indonesia .kasian banget...
Sampe sodara saya Putra Putri minta bantuan k KBRI riyadh katanya jalan satu2 nya d viralkan d fb .jd tlg yg baca ini bagikan sebnyak mungkin biar berita ini sampai k KBRI riyadh .mksh sebelumnya bnyak2 trimakasih yg sudah membagikan ini," tulis akun Asrya dikutip Tribuncirebon.com.

Banyak yang merasa kasihan dengan apa yang dialami oleh TKW yang bersangkutan.

"Kisah Yati Kusniyawati ini viral di media sosial, pihak keluarga juga sudah membuat pengaduan kepada kami," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (28/7/2021).

2. Digaji tahun pertama

Juwarih menceritakan, di Arab Saudi, Yati Kusniyawati diimingi gaji sebesar 800 Riyal Arab Saudi oleh majikan.

Hanya saja, majikannya tersebut tidak sanggup membayar gaji.

Majikan Yati Kusniyawati itu hanya sanggup membayar gaji pada 1 tahun pertama saja.

Sisanya, selama 11 tahun lamanya, gaji Yati Kusniyawati belum dibayarkan.

Atau jika dijumlah secara keseluruhan dalam bentuk rupiah, gaji Yati Kusniyawati yang belum dibayarkan selama 11 tahun sebesar Rp 400 juta lebih.

Baca: Aksi Seorang Suami di Kendal Ajak Anaknya Bakar Diri saat akan Diceraikan Istrinya yang Jadi TKW

3. Majikannya seorang guru

Juwarih mengatakan, majikan TKW tersebut di Arab Saudi merupakan seorang guru.

"Majikannya mungkin untuk makan sendiri saja susah, apalagi untuk gaji," ujar dia.

Untuk keperluan makan dan lain sebagainya, disampaikan Juwarih, masih diberikan majikan kepada Yati Kusniyawati.

4. Tak Alami Kekerasan

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu memastikan Yati Kusniyawati (34), Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau TKW yang kini tertahan di Arab Saudi tidak sampai menerima kekerasan.

Hanya saja, TKW warga Desa Bulak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu itu, kemungkinan terganggu jiwanya.

"Secara fisik tidak mengalami kekerasan, mungkin secara psikologi iya," ujar Juwarih, Ketua SBMI Indramayu saat dihubungi pada Rabu (28/7/2021). (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta-Fakta Buruh Migran Indonesia di Arab Saudi, 11 Tahun Tak Digaji dan Tak Bisa Pulang

# KBRI Riyadh # TKW # KBRI Riyadh # Arab Saudi

Editor: Aprilia Saraswati
Video Production: Dimas HayyuAsa
Sumber: Tribunnews.com

Video Populer